Perempuan dan Purnama

 

melunasi semua dan segala perjalanan ini

adalah oleh-oleh paling manis yang pernah kau persembahkan

lihatlah, mereka berduyun-duyun datang

hanya untuk menyaksikan senyummu yang memabukkan

kau bersinar menyilaukan

kilau perakmu mengobati rasa sepi yang menusuk-nusuk ini

mengapa kau hanya datang di malam hari?

 

Bandung, 6 Januari 2002

This entry was posted in Sajak. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>