Menjadi Kata-Kata

 

berlari dipukuli gerimis yang tak pernah diundang

tertikam petir di tengah lapang hidup penuh rumputan

mencari keteduhan di balik mesin kata-kata

memilin perasaan yang tak mudah terurai

wajah-wajah masa lalu berkelebat

memanggili ruang waktu yang tak berujung

dia letih, aku pun letih, hanya hujan yang tak pernah letih

membasahi tubuh menjadi kata-kata

memang tak mudah membeli pelangi di siang hari

tak di sembarang tempat ia dijual

tapi ujung-ujung jari terlanjur mencakari langit

mendung, pekat tak berkesudahan

memilih menjadi kata-kata toh tak apa

 

Bandung, 18 Januari 2002

This entry was posted in Sajak. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>