Di Bawah Hujan

 

angin mengetuk pintu langit

semata suara gelegar yang bersahutan

memburatkan warnanya yang gelap bermendung

namun setiap dari kesempatan yang ada,

masih fotomu jua yang kupandangi

di bawah hujan kunikmati senyummu yang menyejukkan

 

Bojonggede, Nopember 2005

This entry was posted in Sajak. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>