-
Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.
― Pramoedya Ananta Toer
Anak Semua Bangsa ― -
Buku (31)
Catatan Harian (168)
Catatan Perjalanan (74)
Ceritera (176)
Cerpen (28)
Editologi (28)
Epitaph Review (11)
Epitaph Serba Serbi (9)
Esai (19)
Film (45)
Kliping (22)
Kunjungan (17)
Lirik Penggugah (65)
Nukilan (45)
Penerbitan (11)
Penulisan (22)
Perbukuan (12)
Pramoedya (28)
Ranah Kerja (12)
Renungan (95)
Sajak (91)
The Waiting Is Almost Over (27)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Anyam Anyaman Disimpan
penganyamkata.com-
Anyam Anyaman Nyaman
by Sujiwo Tejo
Monthly Archives: January 2006
Basah Hujan
senja yang pamit pulang bermandi hujan tanpa bosan mengetuk ia pada pintu malam untuk bertamu sementara masih juga kau yang berkelebat pada bercaknya di jendela adakah kau rasa basah bumi seperti keringat kita yang saling menempel menyatu lengket? … Continue reading
Posted in Sajak
Leave a comment
Merengkuh Angin
seperti merengkuh angin serta memeluk gugur hujan yang datang tanpa mengetuk pintu bumi, aku menggantang ingatan tentang masa lalu yang makin hilang, masa kini yang menyerobot kesadaran, dan masa akan datang yang menyelusup terbata-bata
Posted in Sajak
Leave a comment


