Akhirnya jadi juga pindah. Setelah dicari waktu yang betul-betul lowong dan pas, seharian di hari Sabtu ini kantor kami jadi juga boyongan ke gedung baru.
Rencana semula boyongan di pertengahan Desember, akhirnya mesti mulur ke akhir Desember. Bukan apa-apa, penggarapan proyek memang nggak boleh tersita hanya karena pindahan yang tak kalah penting juga.
Hal yang paling esensi dalam hajat ini apalagi kalau bukan jaringan komputer, jaringan internet, dan jaringan telpon. Kalau soal pasang karpet, pasang AC, barangkali sehari juga kelar. Tapi kalau nekat pindahan, sementara jaringan-jaringan itu belum lagi terpasang pada tempatnya, bisa kacau pekerjaan.
Sesuai kesepakatan, mestinya kita ngumpul jam 09 pagi. Mobil angkut pun sudah standby sejak pagi. Dasar anak-anak, baru datang ke kantor jam 12 siang. Dodol!
Jadinya, setelah ringkes-ringkes barang, kita baru angkut-angkut sore hari.
Belasan unit komputer, meja kerja, kursi kerja, meja meeting, lemari, buku-buku, arsip, kulkas, dispenser, rak sepatu, halah, apalagi ya… Pokoknya semua diangkuti.
Tinggal menyisakan karpet, arsip-arsip di meja Kus, dan tiga laci meja kerjaku yang belum terangkut.
Arsipku sendiri nyaris tak terangkut, hanya gara-gara aku khawatir kalau diangkut jadi satu di dalam mobil bak (hehe, dasar sok perfeksionis!), nanti tercecer. Maunya dibawa sendiri saja. Keamanannya lebih terjamin.
Semetara barangku yang paling banyak tentu saja buku. Satu dus tinggi hanya berisi bukuku sendiri. Itu pun isi tiga laci meja kerja belum lagi terbawa, dengan alasan: dibawa sendiri lebih aman. Haha!
Setelah boyongan, kawan-kawan pun mulai melakukan set-up meja kerja dan komputer di ruangan masing-masing. Ruang editor, ruang layout-design, dan ruang ilustrator.
Yang seru saat memerhatikan kawan-kawan kebingungan “berebut” antara mana CPU, mana monitor, mana keyboard, dan mana mouse miliknya. Hehe!
Namun tampaknya kawan-kawan sangat menyukai kantor baru kami ini. Dijamin sangat nyaman dan hommy. Sangat luas dan bikin kerasan.
Setelah santap malam, kita pun bernyanyi-nyanyi di teras atas, sembari diiringi gitar dan tabuhan galon air mineral yang dibalik. Hihi!
Ya, semua akan dimulai lagi di kantor baru. Suasana baru. Tahun baru. Dan sudah barang tentu: semangat baru!
Berbagai penerbit sudah mengantri. Semua sudah kujadwalkan untuk start pada awal Januari saja. Kalau dijadwalkan akhir Desember, bisa “gila” kita semua, karena nggak pernah ada jeda.
Dan yang jelas, akhir Desember ini aku mesti urung bervakansi ke timur. Hmmm… Apa boleh buat. Mesti diundur.
Bandung, 29 Desember 2007, 22.49 wib.




jadi ke kota ade ‘hanya’ diundur kan………….
mintaaaaaaaaaaaaaaa
minta salah satu proyeknya dong oom ;;)
deeeeu yang pindahan……