penganyamkata.net
current   |   rss

Presentasi di Alam Sejuk

Published March 4, 2008

Selama urusan kantor, kalau kebetulan mesti berkunjung ke sebuah penerbit, biasanya aku ditemui oleh dua hingga tiga orang dari penerbit tersebut untuk urusan presentasi. Bergelas minuman segar dan penganan alakadarnya biasanya tergelar sebagai sajian. Namun tidak dalam perkunjungan kami Senin kemarin.

Begitu datang ke Penerbit PS, kami langsung disambut dan digiring ke ruang meeting. Hal yang tidak kami duga: peserta meeting selain kami, ternyata terdiri dari direktur penerbit langsung, para manager dari setiap imprit, hingga editor. 15 hingga 20 orang yang turut hadir di ruangan tersebut. Tentu saja hal ini di luar perkiraan.

Sambutan yang hangat dan bersahabat membuat kami begitu bersemangat dalam presentasi. Laptop dan LCD pun kami mainkan. Tak lama aku langsung unjuk gigi. Syukur alhamdulillah kami bisa menjawab serbuan pertanyaan yang kami hadapi dengan senang hati. Saking semangatnya, Kusye sahabatku malah berkomentar sepulang dari penerbit tersebut: “Itu tadi yang bicara kamu?” Hahaha! Menghadapi banyak orang dalam pola presentasi seperti itu memang membuatku semangat dan menjadi diri sendiri.

Setelah santap siang (terima kasih atas sajian santap siangnya), diskusi dilanjutkan dengan imprit-imprit dari penerbit tersebut. Senang sekali dapat berkunjung ke penerbit ini. Kantornya tidak di tengah kota Jakarta. Berupa satu komplek di pinggiran kota, begitu asri, sejuk dan sengaja dibangun dengan kosep alam. Ya, Penerbit PS memang satu grup dengan Majalah T., dan PS. Jadi mahfum jika konsep kantornya sangat alam sekali.

Ah, aku rindu prensentasi dalam pola semacam itu.

Di tebing pertemuan, tim editor ada yang nyeletuk: “Mas, saya kerap membaca blog-nya.”

“Hah?” ujarku kaget.

Daniel Mahendra,
Penyantap Tumbuhan. 

Cimanggis, Depok, 3 Maret 2008