<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Selusin Tahun Lalu</title>
	<atom:link href="http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 17:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Zahra</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2694</link>
		<dc:creator>Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 13:37:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2694</guid>
		<description>Oo.. Politik itu gitu ya mas?
Makasih atas pencerahanny :)

Zahras last blog post..&lt;a href=&quot;http://rnazahra.wordpress.com/2008/06/30/seandainya-memori-itu-bisa-di-hapus/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Seandainya memori itu bisa di hapus…&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Dalam skala yang paling sederhana, begitu.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oo.. Politik itu gitu ya mas?<br />
Makasih atas pencerahanny <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Zahras last blog post..<a href="http://rnazahra.wordpress.com/2008/06/30/seandainya-memori-itu-bisa-di-hapus/" rel="nofollow">Seandainya memori itu bisa di hapus…</a></p>
<blockquote><p><em>Dalam skala yang paling sederhana, begitu.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DV</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2681</link>
		<dc:creator>DV</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 05:46:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2681</guid>
		<description>Baiklah!
Baiklah kalau demikian, Bung.
Mulai sekarang saya akan mencoba untuk berkomentar secara mayor supaya tidak dibilang minor.
Maafkan saya karena saya sudah terlampau &#039;sedeng&#039; berkomentar di sini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baiklah!<br />
Baiklah kalau demikian, Bung.<br />
Mulai sekarang saya akan mencoba untuk berkomentar secara mayor supaya tidak dibilang minor.<br />
Maafkan saya karena saya sudah terlampau &#8216;sedeng&#8217; berkomentar di sini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DV</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2678</link>
		<dc:creator>DV</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 01:20:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2678</guid>
		<description>Komentar saya tidak ditanggapi, Bung? Padahal cukup serius lho...
Ini saya beri linknya;
http://kompas.co.id/read/xml/2008/07/29/04394230/megawati.disebutkan.tahu.rencana.penyerbuan.itu...



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Yang mana yang Bung anggap cukup serius itu?&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

----------------------------------------------------------------
(Setelah menilik komentar-komentar yang masuk dengan lebih teliti)
----------------------------------------------------------------



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Ah ya, kelupaan, Bung. Maafkan. Maklumlah, beberapa saat ke belakang komentar Bung terlampau sering bernada minor di blog ini. Jadi kalau ada komen masuk dari Bung, kompas pikiran ini sudah selalu mengarah ke hal yang berkonotasi keminoran. Apa boleh buat, sering malah tidak dibaca sama sekali. Apa boleh buat. Pengalaman mengajarkan demikian. Maafkan Bung. Lain kali aku akan lebih teliti untuk membedakan mana saat Bung berkomentar dengan nada minor, dan mana yang memang serius, sehingga bisa kutanggapi dengan sepadan pula. Terima kasih.
&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar saya tidak ditanggapi, Bung? Padahal cukup serius lho&#8230;<br />
Ini saya beri linknya;<br />
<a href="http://kompas.co.id/read/xml/2008/07/29/04394230/megawati.disebutkan.tahu.rencana.penyerbuan.itu.." rel="nofollow">http://kompas.co.id/read/xml/2008/07/29/04394230/megawati.disebutkan.tahu.rencana.penyerbuan.itu..</a>.</p>
<blockquote><p><em>Yang mana yang Bung anggap cukup serius itu?</em></p></blockquote>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
(Setelah menilik komentar-komentar yang masuk dengan lebih teliti)<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<blockquote><p><em>Ah ya, kelupaan, Bung. Maafkan. Maklumlah, beberapa saat ke belakang komentar Bung terlampau sering bernada minor di blog ini. Jadi kalau ada komen masuk dari Bung, kompas pikiran ini sudah selalu mengarah ke hal yang berkonotasi keminoran. Apa boleh buat, sering malah tidak dibaca sama sekali. Apa boleh buat. Pengalaman mengajarkan demikian. Maafkan Bung. Lain kali aku akan lebih teliti untuk membedakan mana saat Bung berkomentar dengan nada minor, dan mana yang memang serius, sehingga bisa kutanggapi dengan sepadan pula. Terima kasih.<br />
</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zahra</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2673</link>
		<dc:creator>Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 12:44:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2673</guid>
		<description>12 tahun yg lalu? Aq masih baru aja klas 3 smp tuh mas..
Tapi aq sedikit ingat.. Pas itu ada peristiwa penyerangan ke kantor partai yg berbendera merah itu ya? Oleh sapa? Hihi, aq gak tau,Coba tak search lagi sih.. Dulu sepertiny di mindset ny orang2 terpatri bahwa yg berbau merah itu &quot;keras dan identik dgn preman&quot;
Bener gak sih ya? Ato aq sendiri yg berfikiran begitu? Hehe..Secara, itu dulu, pas masih bau kencur dan gak ngerti politik.. Walo,skarang tambah gak ngerti blas soal politik.. Hihi..
Mohon maaf, jika ada yg tdk brkenan dgn comment ku..

Zahras last blog post..&lt;a href=&quot;http://rnazahra.wordpress.com/2008/06/30/seandainya-memori-itu-bisa-di-hapus/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Seandainya memori itu bisa di hapus…&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Memang ada semacam usaha brainwashing bahwa merah selalu diidentikan dengan hal-hal semacam itu. Bisa jadi benar, bisa jadi tidak seperti itu juga. Itu hanyalah sebuah usaha untuk mendeskritkan suatu kelompok belaka. Tinggal merahnya, mampu melakukan recovery image atau tidak.

Mau bau kencur, bau laos, atau bau ketumbar, adalah penting memahami politik. Siapa orang yang bisa lepas dari politik? Kita menghormat bendera, jelas politik, karena kita mengakui kedaulatan negara tersebut. Kita makan di McD, ketika membayar kena pajak, jelas politik, karena kita mengakui aturan negara tersebut. Petani membayar pajak atas hasil buminya yang dijual, juga politik. Siapa yang bisa lepas dari unsur politik? Jadi jangan merasa nggak ngerti blas soal politik. Karena kita hidup dengannya, sepanjang kita hidup.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>12 tahun yg lalu? Aq masih baru aja klas 3 smp tuh mas..<br />
Tapi aq sedikit ingat.. Pas itu ada peristiwa penyerangan ke kantor partai yg berbendera merah itu ya? Oleh sapa? Hihi, aq gak tau,Coba tak search lagi sih.. Dulu sepertiny di mindset ny orang2 terpatri bahwa yg berbau merah itu &#8220;keras dan identik dgn preman&#8221;<br />
Bener gak sih ya? Ato aq sendiri yg berfikiran begitu? Hehe..Secara, itu dulu, pas masih bau kencur dan gak ngerti politik.. Walo,skarang tambah gak ngerti blas soal politik.. Hihi..<br />
Mohon maaf, jika ada yg tdk brkenan dgn comment ku..</p>
<p>Zahras last blog post..<a href="http://rnazahra.wordpress.com/2008/06/30/seandainya-memori-itu-bisa-di-hapus/" rel="nofollow">Seandainya memori itu bisa di hapus…</a></p>
<blockquote><p><em>Memang ada semacam usaha brainwashing bahwa merah selalu diidentikan dengan hal-hal semacam itu. Bisa jadi benar, bisa jadi tidak seperti itu juga. Itu hanyalah sebuah usaha untuk mendeskritkan suatu kelompok belaka. Tinggal merahnya, mampu melakukan recovery image atau tidak.</p>
<p>Mau bau kencur, bau laos, atau bau ketumbar, adalah penting memahami politik. Siapa orang yang bisa lepas dari politik? Kita menghormat bendera, jelas politik, karena kita mengakui kedaulatan negara tersebut. Kita makan di McD, ketika membayar kena pajak, jelas politik, karena kita mengakui aturan negara tersebut. Petani membayar pajak atas hasil buminya yang dijual, juga politik. Siapa yang bisa lepas dari unsur politik? Jadi jangan merasa nggak ngerti blas soal politik. Karena kita hidup dengannya, sepanjang kita hidup.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achoey sang khilaf</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2671</link>
		<dc:creator>achoey sang khilaf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 12:26:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2671</guid>
		<description>wah aku bar masuk SMA tuh bos :)

achoey sang khilafs last blog post..&lt;a href=&quot;http://achoey.wordpress.com/2008/07/28/satu-sisi-perjalanan-sang-anak-fiksi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Satu Sisi Perjalanan Seorang Anak (Fiksi)&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Nggak masalah, Bos. Bahkan belum lahir sekalipun. Seperti balasanku pada comment Natazya. Ya nggak, Nat? ;)&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah aku bar masuk SMA tuh bos <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>achoey sang khilafs last blog post..<a href="http://achoey.wordpress.com/2008/07/28/satu-sisi-perjalanan-sang-anak-fiksi/" rel="nofollow">Satu Sisi Perjalanan Seorang Anak (Fiksi)</a></p>
<blockquote><p><em>Nggak masalah, Bos. Bahkan belum lahir sekalipun. Seperti balasanku pada comment Natazya. Ya nggak, Nat? <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: natazya</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2670</link>
		<dc:creator>natazya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 10:05:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2670</guid>
		<description>iyah deh om iyah...

sejarah iyah...

*takut diomelin



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Hihihi. Enggak, Nat... siapa yang ngomel-ngomel... :D&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iyah deh om iyah&#8230;</p>
<p>sejarah iyah&#8230;</p>
<p>*takut diomelin</p>
<blockquote><p><em>Hihihi. Enggak, Nat&#8230; siapa yang ngomel-ngomel&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: levi</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2665</link>
		<dc:creator>levi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 07:39:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2665</guid>
		<description>sudah 12 tahun ya ... memasuki masa usia puberevolusi



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Naon siiihhh...&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sudah 12 tahun ya &#8230; memasuki masa usia puberevolusi</p>
<blockquote><p><em>Naon siiihhh&#8230;</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoga</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2664</link>
		<dc:creator>Yoga</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 04:39:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2664</guid>
		<description>Gusti Allah tidak pernah tidur Pak...

Yogas last blog post..&lt;a href=&quot;http://agoyyoga.wordpress.com/2008/07/24/ziiighh-wake-up/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Ziiighh!!! Wake Up!&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Itu kenapa Ia disebut Gusti Allah, Mbak Yoga. Manusia, jin, hewan, bisa tidur. Tapi hanya manusia yang bisa pura-pura tidur.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gusti Allah tidak pernah tidur Pak&#8230;</p>
<p>Yogas last blog post..<a href="http://agoyyoga.wordpress.com/2008/07/24/ziiighh-wake-up/" rel="nofollow">Ziiighh!!! Wake Up!</a></p>
<blockquote><p><em>Itu kenapa Ia disebut Gusti Allah, Mbak Yoga. Manusia, jin, hewan, bisa tidur. Tapi hanya manusia yang bisa pura-pura tidur.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DV</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2660</link>
		<dc:creator>DV</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 03:25:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2660</guid>
		<description>@DM: Kalau kamu lihat di Metrofiles semalam bahkan telunjuk pun mungkin diarahkan ke si Ibu :)

Kalau cuma Suryadi yang bilang seperti itu mungkin bisa dibilang ia terlalu mengada-ada tapi para korban yang ditayangkan di akhir tayangan, ohhhh.. kesaksian mereka sungguh meyakinkan bahwa mereka pernah dikecewakan dengan jawaban si Ibu ketika beliau menjabat sebagai presiden negeri ini.

Bagaimana kalau rezim kala itu berkompromi dengan si Ibu ?
Mungkinkah hal itu ?

DVs last blog post..&lt;a href=&quot;http://www.donnyverdian.net/193-Kenapa-Terkadang-Kami-Dianggap-GIla?.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kenapa Terkadang Kami Dianggap GIla?&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@DM: Kalau kamu lihat di Metrofiles semalam bahkan telunjuk pun mungkin diarahkan ke si Ibu <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau cuma Suryadi yang bilang seperti itu mungkin bisa dibilang ia terlalu mengada-ada tapi para korban yang ditayangkan di akhir tayangan, ohhhh.. kesaksian mereka sungguh meyakinkan bahwa mereka pernah dikecewakan dengan jawaban si Ibu ketika beliau menjabat sebagai presiden negeri ini.</p>
<p>Bagaimana kalau rezim kala itu berkompromi dengan si Ibu ?<br />
Mungkinkah hal itu ?</p>
<p>DVs last blog post..<a href="http://www.donnyverdian.net/193-Kenapa-Terkadang-Kami-Dianggap-GIla?.html" rel="nofollow">Kenapa Terkadang Kami Dianggap GIla?</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: windy</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/07/27/selusin-tahun-lalu/comment-page-1/#comment-2657</link>
		<dc:creator>windy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 02:48:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1256#comment-2657</guid>
		<description>metro files ? kita semalem juga nonton bareng kan ya dan.... uhuuuyyy.....



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;He-eh.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>metro files ? kita semalem juga nonton bareng kan ya dan&#8230;. uhuuuyyy&#8230;..</p>
<blockquote><p><em>He-eh.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

