<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Editor Sayang, Editor Malang</title>
	<atom:link href="http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 17:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: yessy muchtar</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-6163</link>
		<dc:creator>yessy muchtar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 16:29:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-6163</guid>
		<description>Mmm..Bu enny ternyata ulang tahun ...sehari sebelum aku..:)

Libra...

Banyak bicara,,

Tapi jelas..tidak sepeti apa yang kamu katakan itu DM :)

yessy muchtar, terakhir menulis &lt;a href=&quot;http://yessymuchtar.wordpress.com/2008/12/24/demi-cinta/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Demi Cinta&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mmm..Bu enny ternyata ulang tahun &#8230;sehari sebelum aku..:)</p>
<p>Libra&#8230;</p>
<p>Banyak bicara,,</p>
<p>Tapi jelas..tidak sepeti apa yang kamu katakan itu DM <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yessy muchtar, terakhir menulis <a href="http://yessymuchtar.wordpress.com/2008/12/24/demi-cinta/" rel="nofollow">Demi Cinta</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: krismariana</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-5899</link>
		<dc:creator>krismariana</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 05:06:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-5899</guid>
		<description>btw, tp gimana caranya mengawinkan selera pasar dan idealisme ya mas? rasanya kok editor kadang tersandung pada hal ini. kadang yang laris-laris itu kok rasanya kurang &quot;nendang&quot;.

krismariana, terakhir menulis &lt;a href=&quot;http://blognyakrismariana.blogspot.com/2008/12/jakarta-si-penjual-mimpi-aku-sering.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>btw, tp gimana caranya mengawinkan selera pasar dan idealisme ya mas? rasanya kok editor kadang tersandung pada hal ini. kadang yang laris-laris itu kok rasanya kurang &#8220;nendang&#8221;.</p>
<p>krismariana, terakhir menulis <a href="http://blognyakrismariana.blogspot.com/2008/12/jakarta-si-penjual-mimpi-aku-sering.html" rel="nofollow"></a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irna</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-5068</link>
		<dc:creator>irna</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 08:20:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-5068</guid>
		<description>Jadi tahu siapa editor dan apa saja tugasnya.Yang mengedit/mengolah  tulisan di buku dan koran ternyata berbeda. 
Lengkap sekali ulasannya. Thanks

irnas last blog post..&lt;a href=&quot;http://irna1001.wordpress.com/2008/10/20/panas-matahari-surabaya/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Panas, Matahari Surabaya&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi tahu siapa editor dan apa saja tugasnya.Yang mengedit/mengolah  tulisan di buku dan koran ternyata berbeda.<br />
Lengkap sekali ulasannya. Thanks</p>
<p>irnas last blog post..<a href="http://irna1001.wordpress.com/2008/10/20/panas-matahari-surabaya/" rel="nofollow">Panas, Matahari Surabaya</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indah</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4835</link>
		<dc:creator>Indah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 06:23:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4835</guid>
		<description>Wah, tulisannya menarik. Jadi dapat gambaran mengenai kerjaan yang harus ditangani oleh seorang editor. Banyak juga ya selain mengoreksi kata :D

Btw, salam kenal. &#039;Nyasar&#039; ke sini dari hasil Googling tapi kalau memang benar ngga ada yang namanya &#039;kebetulan&#039; jadi yaa seharusnya ada yang bisa saya pelajari dari postingan2 yang ada di sini, hehehe..

Baca2 koleksi postingan lainnya dulu aahh ^o^

Met menikmati hari Kamis yang cerah ini.

Ciaoo..

Indahs last blog post..&lt;a href=&quot;http://tottilicious79.multiply.com/journal/item/211/Tips_Yang_Sungguh_Menyebalkan&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Tips Yang Sungguh Menyebalkan!!&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, tulisannya menarik. Jadi dapat gambaran mengenai kerjaan yang harus ditangani oleh seorang editor. Banyak juga ya selain mengoreksi kata <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Btw, salam kenal. &#8216;Nyasar&#8217; ke sini dari hasil Googling tapi kalau memang benar ngga ada yang namanya &#8216;kebetulan&#8217; jadi yaa seharusnya ada yang bisa saya pelajari dari postingan2 yang ada di sini, hehehe..</p>
<p>Baca2 koleksi postingan lainnya dulu aahh ^o^</p>
<p>Met menikmati hari Kamis yang cerah ini.</p>
<p>Ciaoo..</p>
<p>Indahs last blog post..<a href="http://tottilicious79.multiply.com/journal/item/211/Tips_Yang_Sungguh_Menyebalkan" rel="nofollow">Tips Yang Sungguh Menyebalkan!!</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Endah</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4217</link>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 10:25:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4217</guid>
		<description>Keknya kamu lebih tua deh oom
buruan tuh, keburu lapuk...



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Komenmu indah sekali.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Keknya kamu lebih tua deh oom<br />
buruan tuh, keburu lapuk&#8230;</p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Komenmu indah sekali.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoga</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4213</link>
		<dc:creator>Yoga</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 01:09:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4213</guid>
		<description>Lha kok jadi misuh-misuh sendiri toh Dan. Trims, jadi makin paham dan mengerti ternyata seorang editor profesional memiliki jenjang karir seperti itu. Apakah sama dengan di media massa lain? *heuhehehe pertanyaannya sebetulnya masih teteup* Tapi nggak selamanya peranan editor terlupakan, aku punya satu buku yang nggak menyebutkan pengarangnya siapa, justru di cover dan halaman paling awal di bawah judul buku itu ada tulisan gede, Edited by.... Bisa dibayangkan, editornya ini pasti &quot;someone&quot;. 

*Sebenarnya masih nagih jawaban, supaya bisa lulus 1 sks*

Yogas last blog post..&lt;a href=&quot;http://amaliaonearth.wordpress.com/2008/10/15/0100-0400/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;00.00-06.00&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Ya-ya-ya, Yog. Iya.
Editor di media massa beda lagi. Yang mengolah tulisan bukan editor, tapi redaktur.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lha kok jadi misuh-misuh sendiri toh Dan. Trims, jadi makin paham dan mengerti ternyata seorang editor profesional memiliki jenjang karir seperti itu. Apakah sama dengan di media massa lain? *heuhehehe pertanyaannya sebetulnya masih teteup* Tapi nggak selamanya peranan editor terlupakan, aku punya satu buku yang nggak menyebutkan pengarangnya siapa, justru di cover dan halaman paling awal di bawah judul buku itu ada tulisan gede, Edited by&#8230;. Bisa dibayangkan, editornya ini pasti &#8220;someone&#8221;. </p>
<p>*Sebenarnya masih nagih jawaban, supaya bisa lulus 1 sks*</p>
<p>Yogas last blog post..<a href="http://amaliaonearth.wordpress.com/2008/10/15/0100-0400/" rel="nofollow">00.00-06.00</a></p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Ya-ya-ya, Yog. Iya.<br />
Editor di media massa beda lagi. Yang mengolah tulisan bukan editor, tapi redaktur.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulmasri</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4211</link>
		<dc:creator>Zulmasri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 22:36:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4211</guid>
		<description>spt kata pak nh, ternyata sebuah novel yg kini sepi di almari saya, butuh deretan panjang personilnya di luar sang pengarang. peran editor ternyata luar biasa. belum nanti penerbit, tukang antar ke toko buku, para pelayan toko, dsb.

tapi di luar itu, tulisan ini sungguh mencerahkan. trims mas dm.

dan untuk bu enny, semoga panjang umur...



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Betapa panjang mata rantai kerja sebuah buku, Mas Zul.
Namun tak pelak, teknologi pun akan memperpendek itu semua.
Terima kasih...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>spt kata pak nh, ternyata sebuah novel yg kini sepi di almari saya, butuh deretan panjang personilnya di luar sang pengarang. peran editor ternyata luar biasa. belum nanti penerbit, tukang antar ke toko buku, para pelayan toko, dsb.</p>
<p>tapi di luar itu, tulisan ini sungguh mencerahkan. trims mas dm.</p>
<p>dan untuk bu enny, semoga panjang umur&#8230;</p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Betapa panjang mata rantai kerja sebuah buku, Mas Zul.<br />
Namun tak pelak, teknologi pun akan memperpendek itu semua.<br />
Terima kasih&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoga</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4207</link>
		<dc:creator>Yoga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 12:05:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4207</guid>
		<description>Standar yang aku maksud di atas adalah sistem reward dan royalti.

Yogas last blog post..&lt;a href=&quot;http://agoyyoga.wordpress.com/2008/10/15/black-spaghetti-ala-yoga/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Black Spaghetti ala Yoga&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Zzzzzzzzz.............&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Standar yang aku maksud di atas adalah sistem reward dan royalti.</p>
<p>Yogas last blog post..<a href="http://agoyyoga.wordpress.com/2008/10/15/black-spaghetti-ala-yoga/" rel="nofollow">Black Spaghetti ala Yoga</a></p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Zzzzzzzzz&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: marshmallow</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4203</link>
		<dc:creator>marshmallow</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 02:53:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4203</guid>
		<description>sori, DM.
aku kelepasan pake -ku di kata editor dalam kalimat &quot;editor malang editor sayang&quot;.
kelepasan! 
begitu membekas pentingnya editor dalam artikel ini di pikiranku, DM, sehingga aku langsung punya &lt;i&gt;sense of belonging&lt;/i&gt; yang tinggi terhadap editor. bayangkan!

eh, roti cane? hmm... martabaknya aja deh.
mau traktir makan di warung mie aceh? 
mending makan sate padang aja, ya?
ups, jadi teringat sate padang di kulkas, oleh-oleh orang yang pulang telat.
wakakak!



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Bayangkan? Emh, baiklah. Kubayangkan dulu ya...

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
*sedang membayangkan*
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Nah, udah.
Wah, seru juga!
Eh, tapi apa yang kubayangkan ya? Kok jadi ngebayangin yang enggak-enggak. Eh, yang iya-iya aja ding. Hihihi!

#

Sate Padang di kulkas? Yeee... salah sendiri, kenapa keburu tidur.
Udah dibela-belain bawa juga.&lt;/blockquote&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sori, DM.<br />
aku kelepasan pake -ku di kata editor dalam kalimat &#8220;editor malang editor sayang&#8221;.<br />
kelepasan!<br />
begitu membekas pentingnya editor dalam artikel ini di pikiranku, DM, sehingga aku langsung punya <i>sense of belonging</i> yang tinggi terhadap editor. bayangkan!</p>
<p>eh, roti cane? hmm&#8230; martabaknya aja deh.<br />
mau traktir makan di warung mie aceh?<br />
mending makan sate padang aja, ya?<br />
ups, jadi teringat sate padang di kulkas, oleh-oleh orang yang pulang telat.<br />
wakakak!</p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Bayangkan? Emh, baiklah. Kubayangkan dulu ya&#8230;</p>
<p>+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++<br />
*sedang membayangkan*<br />
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++</p>
<p>Nah, udah.<br />
Wah, seru juga!<br />
Eh, tapi apa yang kubayangkan ya? Kok jadi ngebayangin yang enggak-enggak. Eh, yang iya-iya aja ding. Hihihi!</p>
<p>#</p>
<p>Sate Padang di kulkas? Yeee&#8230; salah sendiri, kenapa keburu tidur.<br />
Udah dibela-belain bawa juga.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoga</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2008/10/14/editor-sayang-editor-malang/comment-page-1/#comment-4195</link>
		<dc:creator>Yoga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 01:31:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.danielmahendra.com/?p=1402#comment-4195</guid>
		<description>Benar Niel, aku prihatin waktu baca salah satu iklan lowongan pekerjaan untuk seorang senior editor yang menyebutkan peghasilan per bulan dijanjikan tidak lebih dari dua juta rupiah. Padahal itu yang senior. Meski dijanjikan akan ada travelling ke manca negara, tetapi untuk kebutuhan sehari-hari jumlah itu bisa jadi sangat kecil (meski sebenarnya kebutuhan tiap orang relatif berbeda ya). Padahal pula jasa mereka tidak kecil. Apakah di Luar Negeri juga berlaku standar di negeri kita Niel? Lalu apakah seorang editor bisa menikmati royalti pula atas buku yang dikerjakannya? Lalu bagaimana editor dimedia massa seperti koran? Apakah nasibnya lebih baik? Hai kamu boleh jawab pertanyaan-pertanyaan ini kapan pun kalau kamu ada waktu. 
*Sebelum ada yang bertanya, &quot;Harus dibalas sekarang?&quot;*

Yogas last blog post..&lt;a href=&quot;http://agoyyoga.wordpress.com/2008/10/15/black-spaghetti-ala-yoga/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Black Spaghetti ala Yoga&lt;/a&gt;



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Dalam struktur organisasi sebuah penerbitan, Editor Senior bukanlah tingkatan tertinggi dalam ranah editorial. Secara singkat, tingkatan editor dimulai dari Copy Editor, Senior Editor, Managing Editor, dan Chief Editor.
#
Seorang Senior Editor adalah mereka yang telah memiliki jam terbang paling tidak tiga tahun menjadi Copy Editor. Bisa kamu lihat, pengertian senior di sana tidaklah diartikan sebagai seseorang yang kawakan, piawai, atau sudah malang melintang di dunia penerbitan selama puluhan tahun lamanya. Jadi soal &lt;em&gt;salary&lt;/em&gt;, tentu ada banyak pertimbangan mengacu pada parameter yang digunakan penerbit yang bersangkutan.
#
Tidak usah kaget, ada sebuah penerbit besar beromset puluhan milyar setahun, masih memperkerjakan Copy Editor dengan &lt;em&gt;salary&lt;/em&gt; 1 juta perak per bulan. Dan Rp960 ribu untuk seorang &lt;em&gt;lay outer&lt;/em&gt;. (nyuruh nggak usah kaget padahal aku sendiri kaget saat mengetahui hal tersebut).
#
Jarang kudengar ada editor yang turut menikmat royalti dari buku yang ia kerjakan. Tapi kalau bonus ketika buku yang ia kerjakan jadi &lt;em&gt;best seller&lt;/em&gt;, ya. Untuk hal itu ada banyak parameter. Seorang Pramoedya Ananta Toer, di luar royalti, ia boleh mendapatkan sekian dolar dari setiap kata atas bukunya yang laris atau menembus angka penjualan tertentu dari sebuah penerbit di Amerika. Oke, itu memang contoh penulis. Tapi yang hendak kukatakan adalah: setiap penerbit tentu punya kebijakan tersendiri. Begitu pun terhadap editornya.
#
Weh! Nggak bisa kujawab semua sekarang. Habis energiku hanya untuk komentarmu ini. Nggak sopan! Ini sudah lebih dari 1 SKS. Hhh! (tapi editor media massa beda lagi). Halah. Udah ah! Dodol!&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar Niel, aku prihatin waktu baca salah satu iklan lowongan pekerjaan untuk seorang senior editor yang menyebutkan peghasilan per bulan dijanjikan tidak lebih dari dua juta rupiah. Padahal itu yang senior. Meski dijanjikan akan ada travelling ke manca negara, tetapi untuk kebutuhan sehari-hari jumlah itu bisa jadi sangat kecil (meski sebenarnya kebutuhan tiap orang relatif berbeda ya). Padahal pula jasa mereka tidak kecil. Apakah di Luar Negeri juga berlaku standar di negeri kita Niel? Lalu apakah seorang editor bisa menikmati royalti pula atas buku yang dikerjakannya? Lalu bagaimana editor dimedia massa seperti koran? Apakah nasibnya lebih baik? Hai kamu boleh jawab pertanyaan-pertanyaan ini kapan pun kalau kamu ada waktu.<br />
*Sebelum ada yang bertanya, &#8220;Harus dibalas sekarang?&#8221;*</p>
<p>Yogas last blog post..<a href="http://agoyyoga.wordpress.com/2008/10/15/black-spaghetti-ala-yoga/" rel="nofollow">Black Spaghetti ala Yoga</a></p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Dalam struktur organisasi sebuah penerbitan, Editor Senior bukanlah tingkatan tertinggi dalam ranah editorial. Secara singkat, tingkatan editor dimulai dari Copy Editor, Senior Editor, Managing Editor, dan Chief Editor.<br />
#<br />
Seorang Senior Editor adalah mereka yang telah memiliki jam terbang paling tidak tiga tahun menjadi Copy Editor. Bisa kamu lihat, pengertian senior di sana tidaklah diartikan sebagai seseorang yang kawakan, piawai, atau sudah malang melintang di dunia penerbitan selama puluhan tahun lamanya. Jadi soal <em>salary</em>, tentu ada banyak pertimbangan mengacu pada parameter yang digunakan penerbit yang bersangkutan.<br />
#<br />
Tidak usah kaget, ada sebuah penerbit besar beromset puluhan milyar setahun, masih memperkerjakan Copy Editor dengan <em>salary</em> 1 juta perak per bulan. Dan Rp960 ribu untuk seorang <em>lay outer</em>. (nyuruh nggak usah kaget padahal aku sendiri kaget saat mengetahui hal tersebut).<br />
#<br />
Jarang kudengar ada editor yang turut menikmat royalti dari buku yang ia kerjakan. Tapi kalau bonus ketika buku yang ia kerjakan jadi <em>best seller</em>, ya. Untuk hal itu ada banyak parameter. Seorang Pramoedya Ananta Toer, di luar royalti, ia boleh mendapatkan sekian dolar dari setiap kata atas bukunya yang laris atau menembus angka penjualan tertentu dari sebuah penerbit di Amerika. Oke, itu memang contoh penulis. Tapi yang hendak kukatakan adalah: setiap penerbit tentu punya kebijakan tersendiri. Begitu pun terhadap editornya.<br />
#<br />
Weh! Nggak bisa kujawab semua sekarang. Habis energiku hanya untuk komentarmu ini. Nggak sopan! Ini sudah lebih dari 1 SKS. Hhh! (tapi editor media massa beda lagi). Halah. Udah ah! Dodol!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

