maka dinamakan apa semua ini
apakah masih punya sisa ruang untuk cinta?
sementara ratusan ensiklopedi dan kamus
tak pernah mampu mengurai serta mendefinisikan tentang siapa kita

sudah puluhan purnama dan musim kita kunyah berdua
sembunyi dan saling tipu dari dunia sesungguhnya
toh tak pernah cukup kuat membuat kita pintar untuk
menentukan arah tujuan bersama

sementara kau tau, aku selalu terlunta mengais kata-kata
mengabu dan diterpa angin utara
sementara melupakan adalah satu seni tersendiri
yang tak setiap manusia mampu melakukannya

dan malam ini hujan tumpah tanpa permisi
menggalak membanjiri palung semesta
padahal kita bisa sepayung berdua
merencanakan berteduh di mana

mengapa kau melulu sibuk memberi judul dari semua kertas perjalanan ini
padahal Yang Maha Membolak-balikan Hati
bisa sangat berkuasa atas manusia
mestikah kita menghabiskan waktu untuk bertema?

hujan masih membadai di luar
lebih baik kemasi pakaian, angkat sauh, dan tentukan koordinat

29 Oktober 2008 | 03.05 wib