Bagaimana Kalian Mendeskripsikan Liburan?
Rawian ini berangkat dari comment Goenoeng pada postingan-ku yang lalu di mana ia menulis sesuatu yang membuatku ngakak. Katanya: ternyata Penganyam Kata juga manusia… buktinya, dia butuh berlibur juga, hahaha……
Setelah ngakak aku jadi bertanya pada diri sendiri: berliburkah aku? Aku malah berpikir keras: apa definisi dari berlibur? Setiap individu pasti punya pengertian tersendiri soal liburan.
Jalan-jalan ke luar kota atau ke luar negeri bisa diartikan berlibur bagi sebagian orang. Tapi ada juga orang yang berdiam santai di rumah, off dari pekerjaan kantor, sudah merupakan liburan tersendiri baginya. Setiap orang memang berhak mendefinisikan pengertian liburan.
Kembali ke comment Goenoeng tadi. Beberapa hari menjelang tutup tahun 2008 banyak dari temanku yang mengambil liburan. Sementara aku sendiri sebelum tutup tahun justru sedang menjemput deadline pekerjaan. Memang bukan pekerjaan kantor. Tapi meski pekerjaan pribadi tetap saja berkejaran dengan deadline toh? (DM = Deadline Man. Hehe).
Mau tidak mau, aku mesti off dari aktivitas nge-blog untuk beberapa saat. Jangankan berkunjung ke blog handai taulan, comment di blog sendiri pun tak sempat kubalas. Apa boleh buat, segalanya mesti ada skala prioritas bukan?
Dalam beberapa hari terakhir aku sengaja “kabur” dari area kantor dan rumah. Alasannya? Menghindari internet. Bisakah? Tentu saja tidak bisa, tapi harus! Kalau menulis di kantor atau di rumah, godaan sambungan internet tak bisa kuelakan. Ada saja yang membuatku terpancing untuk online. Persoalannya adalah: aku sedang dikejar deadline. Jadi mesti off sama sekali dari internet.
Aku ngungsi ke rumah seorang teman yang tak ada telpon fix line sama sekali. Hasilnya? Pekerjaan menulisku deras keluar seperti pancuran air di pematang sawah. Terus mengucur tanpa syarat.
Sampai dengan tanggal 29 pagi, aku masih berjibaku dengan pekerjaanku. Sampai Subuh tiba, baru aku pasrah tergeletak tak kuat menahan beratnya kelopak mata yang seolah sedang diganduli batu sebesar gunung.
Hingga jam delapan pagi, teman-teman membangunkanku.
“Hoi, bangun! Jadi nggak berangkat?” seru Arifin yang tampak sudah segar sehabis mandi.
“Berangkat?” tanyaku sembari terkantuk-kantuk. “Berangkat ke mana?”
“Lho, ke Subang. Ini tanggal dua sembilan. Liburan…”
“Liburan?”
“Yeee… gimana sih!”
“Bukannya tanggal tiga satu perginya?”
“Kan dimajuin.”
“Waduh! Iya-ya. Tapi pekerjaanku belum beres nih…”
“Ya ampun… tinggal dulu napa. Liburan sejenak. Tarik nafas. Pergi dari rutinitas. Dari dulu isi kepalamu itu hanya kerja. Nggak akan pernah ada habisnya tau nggak!”
“Nggak bisa. Hari ini aku mesti tetap ada di Bandung. Kalian pergilah dulu. Nanti kalau memungkinkan, sore atau malam aku nyusul.”
“Bener?”
“Insya Allah deh…”
“Dasar gila kerja!”
“Yeee… cerewet!”
Dan dengan langkah gontai aku berjalan ke kamar mandi.
Mereka berangkat ke luar kota, dan aku pulang ke rumah. Apa yang kulakukan begitu sampai rumah? Kembali buka laptop dan mulai bekerja (lagi-lagi godaan internet menggelitiku). Apa boleh buat, naskah yang sedang kukerjakan mesti disetor hari itu juga.
Sore harinya aku masih menimbang-nimbang: pergi ke luar kota menyusul teman-teman atau tetap di Bandung saja. Hingga malam hari aku masih duduk di perpustakaan. Apakah aku mesti pergi menyusul mereka?
Aku telpon mereka.
“Gimana, seru?”
“Waaauuu… rugi kalo nggak datang. Ini di pedesaan. Jauh, sangat jauh dari kota. Sebuah rumah peristirahatan yang dikelilingi sawah dengan latar belakang pegunungan. Temen-temen masih mancing di kolam ikan. Yang lainnya sedang menyiapkan tempat pembakaran. Sejauh telinga mendengar, semata suara burung, kodok, dan air pancuran yang mampir ke telinga.” terang temanku.
“Gilaaa…!!!” teriakku iri.
“Makanya ke sini…”
“Gilaaa…!!!” teriakku betul-betul iri.

Jarum pendek sudah berada di angka delapan malam. Jarak ke Subang mungkin tak begitu jauh. Sekitar 42 km dari kota Bandung. Melewati Lembang, Tangkuban Perahu, Ciater, lantas Jalan Raya Cagak (tak sampai kota Subang). Dari pertigaan patung nanas, masuk ke arah Sumedang sekitar 17 km. Total jenderal kurang lebih 59 km. Mestikah berangkat malam ini? tanyaku pada diri sendiri.
Akhirnya kuputuskan berangkat jam 21 malam. “Liburan, Dan?” tanyaku pada diri sendiri. Entahlah. Yang pasti aku ingin pergi dari Bandung. Kubawa semua pekerjaan ke dalam laptop. Weh, masih akan tetap kerja di sana? Apa boleh buat… Aku mesti tetap bertanggung jawab pada pekerjaanku.
21.15 wib aku keluar Bandung. Dengan musik berdentang-dentang aku naik ke Bandung utara. Kota masih menyisakan keramaian long weekend yang selalu membuat Bandung tiba-tiba menjadi macet dan semua plat mobil berubah menjadi B.
Sebelum tengah malam aku sudah tiba di daerah Subang. Aku telpon teman-teman untuk menjemputku di desa terdekat.
“Manja bener minta jemput segala!”
“Eh dodol, aku kan nggak tau alamatnya.”
“Kecamatan Tanjung Siang.”
“Yeee… janjinya kan mau jemput aku di jalan raya.”
“Hhh!! lagi pada repot nih…”
“Ya ampun. Emang pada repot ngapain sih?”
“Main gaple! Haha.”
“Dodooolll…”
“Ya udah, dari patung nanas terus aja. Nanti kalo nemu Alfa Mart Tanjung Siang, tunggu aja di situ. Kami jemput ke sana.”
“Ha? Ada Alfa Mart di desa?”
“Bawel!”
“Hahaha!”
Akhirnya tiba juga aku. Teman-teman menyoraki. Aku hanya cengar-cengir. Saat memasuki halaman rumah, aku terlolong-lolong: “Gilaaa…” ujarku berdecak.
Seperti gambaran temanku tadi, ini memang sebuah rumah sederhana di sebuah desa. Meski rumah sederhana, bentuk rumah dibangun dengan arsitektur menarik. Dikelilingi sawah, kolam ikan dengan pancuran yang mengucur 24 jam, dua buah bangunan tinggi berupa sarang burung walet, dilatar belakangi gunung yang membius suasana. Wauuwww…
“Kerja mulu!” sambut teman-teman yang sedang asyik main gaple di teras rumah.
“Cerewet!” tukasku sewot.
“Pesta bakar ikan dan bebek goreng udah selesai, Niel.”
“Kamu sih nggak datang dari tadi.”
“Tenang, Niel. Ntar malam kita bakar-bakar lagi deh.”
Maka aku pun mulai berjalan mengelilingi halaman. Dengan deskripsi yang kugambarkan di atas tadi, atmosfir tempat ini betul sungguh membius. Seminggu tinggal berdiam di sini kayaknya bakal kerasan. Jauh dari keramaian kota. Yang terdengar hanya suara kodok, binatang malam, dan air pancuran bak irama Vivaldi dengan Four Season-nya. Melenakan!
Aku kembali ke halaman depan tempat Forum Gaple Bersatu digelar. Mereka adalah kawan-kawan saat aku masih aktif di pers mahasiswa dulu. Ada Ahmad Nurasa bos percetakan pemilik tempat ini, ada Yus R. Ismail penulis dan pemilik sebuah penerbitan, ada Eriyandi Budiman sastrawan yang juga pelukis, ada Doni Slamet Rayandi editor di sebuah penerbitan, ada Arifin Ciptadi seorang layouter freelance, ada Yana seorang pekerja penerbitan, dan Ahmad Syahid seorang desainer di sebuah advertising di Jakarta.
Beberapa bulan sekali kami memang kerap bertemu di Bandung. Biasanya pesertanya bisa sampai belasan kalau sudah ada “reuni” kecil-kecilan seperti ini. Dan tentu saja sebagian besar dari mereka sudah beranak pinak. Tapi khusus malam ini, semua dari kami kembali menjadi bujang! Hehe.
Aku hanya menonton mereka main gaple sembari tertawa-tawa. Kopi pun dihidangkan. Tapi daripada off, aku mulai berpikir untuk mengeluarkan laptop dari tas ranselku. Biar meski duduk-duduk santai, tapi tetap produktif.
Begitu aku membuka laptop, sudah bisa dibayangkan “caci maki” yang meluncur deras:
“Orang gila! Di tempat asyik begini masih juga kerja!”
“Lho, justru di tempat seperti ini malah kondusif banget buat kerja, Dodol!” bantahku.
“Ya tapi sesekali nikmati hidup dong…”
“Lho, setuju aku. Maka beginilah caraku menikmati hidup.” elakku lagi.
“Duh, susah ngasih tau kamu. Di otakmu itu yang ada cuma kerjaan.”
“Makanya nggak kawin-kawin!” kata yang lain lagi.
“Setan!” umpatku ngakak.
Dan malam pun terus melarut.
Tapi kenyataannya betul sungguh gila. Di tempat seperti ini kerja nulisku malah meluncur deras. Tak ada jeda sama sekali. Aku menulis bak kesetanan. Jariku tak bisa kurem. Aku terus menulis dan menulis. Diselingi tawa kawan-kawan yang bermain gaple.
Suara burung walet masih terdengar cerewet ditingkahi suara air pancuran yang mengalun lembut di kolam ikan. Peserta gaple mulai bosan. Satu per satu mulai pergi ke dapur di sisi kolam. Ada yang membersihkan ikan, ada yang menyiapkan bakaran, ada yang memetik cabe rawit, ada pula yang menyeduh kopi.
Aku masih bertahan mengetik di halaman yang temaram seorang diri. Tapi batre laptop tinggal 19%. Lebih baik kusimpan dulu pekerjaan ini dan bergabung bersama kawan-kawan: menyiapkan pesta ikan bakar!
Apakah ini liburan? Aku tak tahu. Yang pasti aku ingin menutup tahun ini dengan manis dan tak sabar menunggu datangnya Januari 2009.
Nah, selamat tahun baru, Kawan-kawan. Cerah ceria di tahun mendatang. Sehat dan bahagia selalu.
Bagaimana dengan liburan kalian?
Kampung Cikembang, Subang, 30 Desember 2008 | 01.52 wib
(Daun pisang digelar di tengah tikar, nasi goreng ditaruh jadi satu untuk dimakan beramai-ramai di atasnya. Berbagai jenis ikan, bebek goreng dan sambal terasi teronggok sebagai sandingan. Siap untuk dihajar! Kami duduk mengelilingi daun. Makan a la pesantren. A la kuli bangunan. Tak ada direktur, tak ada bos, tak ada sastrawan di sini. Yang ada hanyalah keceriaan. Weh, bagiku ini sudah merupakan sebuah liburan yang hebat!).
*Kriuk! Nyam-nyam!*


Kebanyakan pekerjaan domestiknya sih…hihihi
apa mas kerjaan domestiknya? coba diulang….
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
Kalo saya liburannya dikantor… Ngitung uang orang. Nggak ada ikan bakar, nggak ada nasi goreng (glek….! nelan ludah sambil ngelap nces yang menetes tiba-tiba..slrup!)
Selamat menikmati liburan …
dewifatma, terakhir menulis There’s no holiday dimare…
*balik lagi*
oya, selamat tahun baru juga…….(hijriah dan masehi)
dewifatma, terakhir menulis There’s no holiday dimare…
Waa…cerita mas tuh liburan yang hebat banget. Kesempatan seperti itu jarang sekali mas temukan dalam keseharian mas kan….berbahagialah punya teman-teman yang baik, yang inget kalo temennya yang gila kerja ini butuh diingatkan untuk liburan…..
Yang mas dapat saat liburan gak akan bisa dihitung dengan uang atau ditukar dengan hasil kerjaan mas segunung pun ….
Akhirnya tubuh mas pun bernafas lega….
Liburan buat ade ya….liburan beneran lah…(emang mas…)
Selamat Tahun Baru 2009 ya….
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
udah betul teman-temanmu itu, DM. memang perlu rileks sesekali, istirahatkan pikiran juga tubuh. lagian kamu kerja suka nunggu last minute kali? a.k.a. procrastinate. hehe! *dipentung*
tapi asyik deh kayaknya liburanmu itu. menurutku itu memang liburan, jadi jauhkan laptopmu itu untuk sementara.
aku dong, beberapa hari tanpa laptop jadi bisa menyelesaikan baca buku. kalau dibilang internet itu beracun, emang racun yang manis banget sehingga irresistible sih, ya?
selamat tahun baru, DM (deadline man or dead man?)! *dipentung lagi*
marshmallow, terakhir menulis Great Ocean Road, A Great Ocean Scenery Along the Road
Mas..mas…inget makannya jangan banyak-banyak……
ntar…….
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
Definisi liburan? Apa ya? Menurutku ya keluar sejenak dari pekerjaan kantor atau tugas yang dibebankan ke kita. Ibu rumah tangga pun perlu liburan, untuk men charge baterei, supaya nanti ide2 kembali deras.
Hmm saya tanggal 31 Des pagi masih ada meeting, setelah itu baru meluncur ke Bandung. Rencana awal sih si bungsu mau tahun baru an di Jakarta, ternyata malah liburan jalan-jalan sama teman ke Yogya-Magelang-Magetan-Madiun-Surabaya-Probolinggo….dan pulang dari Surabaya baru Selasa sore tgl. 30 Des 08.
Tapi dulupun saya jarang berlibur tahun baru, karena orang lain libur, saya kadang malah harus jaga kantor, kadang sampai tengah malam. Namun dengan semakin banyak yang on line, pekerjaan lebih cepat, demikian juga tutup bukunya….tapi ya nggak bisa liburan jauh-jauh, karena biasanya tgl. 2 Jan ada acara di kantor.
Setelah nggak aktif, pekerjaan akhir tahun ternyata malah nambah, karena akan digunakan pada pertengahan Januari, dan biar nggak mepet di deadline ya terpaksa dikerjakan jauh hari. Nggak apa-apa kok Niel, karena bagiku bekerja juga merupakan hiburan tersendiri.
edratna, terakhir menulis Pasangan yang saling menguatkan
Desain rumah desanya lucu…. sepertinya rumah itu sudah direncanakan untuk tempat liburan ya…. ada kolam untuk mancing, masiy juga ada beberapa tanaman , pemandangan gunung dibelakangnya bagus banget……
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
Menutup akhir tahun dengan komen ke 300…..
Happy new year mas….. (kembang api berloncat-loncat)……
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
Liburan dan kerja bisa berjalan bebarengan? Wew, salut deh. Mungkin tempat yang nyaman bisa bikin pikiran jadi cemerlang.
Selamat ganti kalender!
Dony Alfan, terakhir menulis Ngobrol Soal Blog di Radio
Wah, liburan yang menyenangkan kawan ?
Tulisan yang bagus, arsitektur rumah yang bagus dan membayangkan utara kota Bandung, jancuk aku jadi kangen Valley
Tapi btw, kalau kuamati komentar Prameswari banyak betul pada tulisan ini ya?
Sedang mengejar target juga ia?
Sepertinya ia tak pernah berlibur untuk berkomentar di sini hahaha…
DV, terakhir menulis Natal Dalam Gambar
liburan adalah ketika ada yang mau nraktir jalan jalan
wah…. seru banget ya…
Sekali-kali berhenti sejenak dari rutinitas pekerjaan itu penting kak, pikiran kita jadi bisa lebih fresh…
tapi koq nggak ajak-ajak sih?
liburan adalah saat bisa di rumah dan sangat tenang bersama keluarga tidur makan bercengkrama dengan keluarga sudah gitu tok.
genthokelir, terakhir menulis The Kingdom Of Goat
Selamat berlibur Daniel! Senang baca tulisan ini, membayangkan tempatnya.. hmmm rasanya asyik banget! Sayang kalau cuma sebentar. Nah, apakah kamu berencana menjelajah sawah-sawah dan siapa tahu di dekat situ ada hutan kecilnya? Ambil foto ya!
Have a great time!
Yoga, terakhir menulis Libur Panjang…
Yup, Libur bukan berarti tidak bekerja…, libur ya hanya tidak ada di kantor saja kan….:-).
Kalo aku liburnya nyicil. Waktu natal kemarin ditraktir kakak ipar ke Pangandaran. Sebenarnya bosen juga sih, secara baru bulan Maret lalu ke sana. Tapi kalo ditolak kan nggak enak, namanya juga kumpul keluarga.
Memang aku nggak bawa laptop (lagian mau nulis buku apa?).
Tap yang penting FB status on line terus…
He he…narsis, narsis…
Btw, tempatnya asyik juga tuh. Masih keliatan gunung lagi ya?
Hery Azwan, terakhir menulis Launching “Salat Yuk!”
whew…
sedap sekali…definisi liburan bagi saya adalah sendirian di rumah, bikin indomie, nonton DVD, bersih2 rumah…lalu thenguk thenguk.
but it never happens..yet
sebok sama si kecil
to pakiki, kayaknya itu definisi libur pas jaman kuliah deh he he he he he
@ Cak Ri : yo iku mangkane dikangeni, saat2 menjadi bujangan kembali meski sedetik saja
)
Liburan ? Deskripsinya ?
mmmm …
1. melakukan pekerjaan lain yang biasanya tidak kita lakukan … atau …
2. tidak melakukan pekerjaan … yang biasanya kita lakukan …
(gitu kali ya ..??)(hah bingung aku …)
Yang jelas … kalo disubang masih buka Lap Top juga … masih melakukan pekerjaan yang biasa sehari-hari kita lakukan … ya itu bukan libur namanya … hahaha …
Mestinya tu … Mancing .. Maen Bola … or … Tidur … Ituuuu baru Liburan …
SELAMAT TAHUN BARU MAS DAN …
Salam saya
nh18, terakhir menulis THE BEST FROM MY FRIENDS #1
Kalau penulis, ada liburannya juga ya? Kepala bisa beristirahat? Saya selalu menyangka kalau penulis gak pernah liburan dari pekerjaannya, dia terus berpikir dan menulis sesuatu. Kalau gak di laptop, ya dalam kepalanya. Selalu ada yang dikonstruksi di dalam sana.
Kebawa-bawa isi surat istrinya Eduard Duwes Dekker nih heuheu..
AL, terakhir menulis Halloween, Friday the 13th, dan A Nightmare on Elm Street
Whaaaa… seru sekali liburannya…
Buatku liburan itu adalah ‘out of routine day’,
sesuatu yang bisa menyegarkan jiwa, ‘refresh and recharge’ gitu deh…
Selamat liburan Dan,
have fun and be happy !!!
tanti, terakhir menulis Doa di Akhir Tahun
wah, seru sekali liburannya Mas DM…
liburan itu menurutku adalah saat kita sebagai manusia benar-benar menjadi manusia …
kalo banyak orang menganggap liburan itu identik dengan kata “keluar”, aku malah lebih suka mengidentikkannya dengan kata “masuk”…
memasuki sebuah ruang dan waktu dimana kita mendapatkan apa saja yang kita butuhkan sebagai “manusia”..
bener ga ya Mas DM anggapanku itu?
@ DV : lo…lo priyantun jogja kok yo biso misuh…..
iya mas….ngejar komenmu itu….hihihi
Mas Don, kamu bicara tentang Valley?? tempat indah dan cantik yang belum puas dikunjungi…. pengen kembali lagi……
@ pakiki and Cak Ri : Sedetik aja? masak gak kurang siy…..
prameswari, terakhir menulis Renungan Akhir Tahun : Sisihkan Waktu Untuk Sehat
bentar bentar ..cari komen seseorang yang kangen itu….ntar ya…..
yessy muchtar, terakhir menulis Ketika Suami Orang Bercerita…
Gak ada….*kecewa*
Heheheeh
Liburan Daniel?
Mmm….liburan terakhirku ke Bandung beberapa hari yang lalu gak sukses…macet di mana mana ketika Bandung plat nomernya B semua…dan hubby marah marah…sok sok ke lembang metik strawberry..hiyahhh….abis di petik orang…*kan musim liburan Yes..*
Eh Bandung??….kok kita gak kopdaran aja kemarin ya DM…*kedip kedip*
Ya..jadinya..Definisi liburan menurut ku…
Melakukan hal yang membuat aku suka dan nyaman…dan tidak ngantor pastinya!!
entah di rumah saja menjaga Tangguh…main sama Tangguh…
Atau ke salon..*Teteppppp*
Atau baca novel chicklit sambil selonjoran di sofa dan di temenin secangkir kopi..*yang belakangan gak pernah bisa kulakukan karena Tangguh akan narik dan jambak jambak rambutku ngajak main*
Atau cuma sekedar ngobrol dan santay sama ayah….pokoknya anything will do asal gak ngantor deh heheheheh
Dan ..termasuk ..gangguin teman teman ku lewat sms dan telpon telpon gak penting ..;)
@DV…
ke Valley nya sama siapa?…DM??….hayahhh…gak ada romantis romantisnya!!! huahauhauua….
yessy muchtar, terakhir menulis Ketika Suami Orang Bercerita…
selamat tahun baru mas mahendra. ternyata gak pernah OL ya… pantes anisa sapa ngak pernah dibalas…
memang karena sibuk atau ngak mau diganggu mas?
DM itu Deadline Man, asal jangan Death Man, wakakakak. Selamat berlibur dan selamat tahun baru 2009
laporan, terakhir menulis Tahun 2009 Tahun Waspada
om foto yg diluar jelek bgt.. ganti aja sm ilustrasi kun. ( tanya yg lain
jelekkan si om ) wehehehe….
Si Kun~, terakhir menulis lalala
tar kun buatin deh yg lebih mantab… tp tunggu deadline beres hihihihi….. = , =
Si Kun~, terakhir menulis lalala
om kamana wae sih… ym-nya benerin atuuuh
Si Kun~, terakhir menulis lalala
ahh… jam segini si om pasti belum bangun…
Si Kun~, terakhir menulis lalala
hepi nyuuuu yirrrrr all… ^ ^
Si Kun~, terakhir menulis lalala
akhirnya lewat juga tahun baru,
selamat melanjutkan kehidupan, sehat dan sukses selalu
mascayo, terakhir menulis hidup itu harus diperjuangkan !
Akhirnya kau bisa juga meninggalkan sarangmu yang nyaman di Bandung itu, Sobat. Dan aku berbicara tentang kantor Dixigraf, bukan rumahmu karena aku tahu tak ada tempat yang lebih nyaman bagimu selain kantor.
Good! Senang mendengarnya.
liburan ?? mmh.. bagi saya berlibur adalah melakukan hal2 yang kita inginkan dan memberi kepuasan serta kesenangan lepas dari tekanan apapun.. yupp gitu kayaknya
gnw, terakhir menulis Susahnya mau Nikah
ya, ya, ya, memang perlu ada skala prioritas, mas daniel. godaan internet memang seringkali menjadi hambatan jika tugas offline menumpuk. tapi saya yakin, mas daniel bisa menyiasatinya dengan baik. selamat tahun barum mas daniel, semoga makin sukses, dan mendatangkan banyak berkah serta keberuntungan, amiin.
LIBURAN adalah
L = Lembur kerjanya di buang dulu
I = Idup mesti dinikmati, jangan kerja melulu
B = Bermalas-malasan dikit napa siy…
U = Usia ngak ngaruh, yang penting happy
R = Rugi kalo gak nyoba
A = Anjritttttttt enak banget..begitu kalo dah pulang liburan
N = Ntar ajak lagi ya…pasti gitu akhirnya…
nah itu tuh defenisinya…mas hahahahah
imoe, terakhir menulis …asyikkkk…
itulah definisi liburan bagi penulis. menikmati suasana antara rasa dan pikiran yg menghasilkan efek dahsyat, yakni tulisan.
kesimpulannya: liburan adalah kerja, karena kerja adalah libur yg nikmat. he he
Zulmasri, terakhir menulis PAK MUCIKNO
cum..cum… ngabsen cum….
selamat tahun baru yaa…. he eh rumahnya bagus sesuai sama yg dibilang… deskripsi liburan tahun baru ? di bali doong kereen kan… tp di RS seminggu hihihihi
Ha..ha…ha….

Dasar DM, mencari definisi libur saja harus berpikir keras…
Selamat tahun baru kawan.. saya masih meliburkan diri…
liburan, menarik juga dilihat dari sudut pandang yang berbeda-beda.
hahaha
kalau menurut saya liburan itu yang benar2 terlepas dari rutinitas yang membosankan
liburan…………
liburan itu aku santai………….
melepaskan semua penak, dan melupakan kerjaan untuk sementara waktu….
wah agaknya kang Daniel juga libur ngeblog juga nih beberapa hari nggak update hahaha
ini kali diskripsi liburan yang tepat untuk kang DM hahahaha
selamat tahun baru masbro
genthokelir, terakhir menulis Selamat Datang 2009 di Gunung Kelir
selamat datang dari Liburan ya…
pasti lebih segar, siap dengan rutinitas lagiii
baguslah jika definisi liburan mas dah berubah
‘pergi berlibur tapi tetep kerja’
itu artinya dah ada peningkatan (kualitas hidup?)
tahun depan lebih baik
prameswari, terakhir menulis Image Dokter Gigi
Aku liburan di rumah mertua3 hari 2 malam
enaknya?…libur masak….
makan terus
minum terus
internet terus
mandi berendam air panas kapan saja mau
kalo capek bobo…. ngga usah beberes rumah, nyuci….(paling cuma nyuci piring)
nah itu liburan untukku
Selamat Tahun Baru Danny
EM
Ikkyu_san, terakhir menulis Mumpung Tahun Baru…..
Kalau dengan Annelis, si Minke mestinya diajak berkuda sekalian. Jadi Minke sudah balik ke Bandung? Balik ke Prinses van Kasiruta dong sekarang.
Yoga, terakhir menulis Auld Lang Syne, for Love and Friendship
ngapain aja si goniel jelek ini, gak ada tulisan baru di tahun baru? gak usah ngeles internet terganggu, sibuk, segan belum sempat blogwalking, et cetera deh!
do i need to describe my own definition of holiday when my whole life at the moment is simply a mere holiday? i don’t think so!
selama masih berkesempatan, aku akan terus memaksimalkan liburanku dengan jalan menjejajahi tempat-tempat menarik, menambah pengalaman dan koleksi foto. kalau sudah balik ke rutinitas pekerjaan, gak bakal punya kesempatan berlibur secara pantas aku. kalau sudah begitu, liburanku bakal berarti istirahat sepanjang hari sambil baca buku atau menggambar, padahal aku ini kan hobi jalan (asal jangan ke mall, soalnya nggak ada yang bagus buat obyek foto di sana). huehehe…
jadi, gimana liburan tahun barumu, goniel?
loosen up a little bit! pergilah keluar, buat tungkaimu lelah menyusuri jalanan kampung dan keringatmu mengalir deras, lemaskan tengkukmu dan istirahatkan matamu dengan melihat kehijauan pohon-pohon! kalau perlu, bawa bekal piknik dan gelar tikar di atas rumput. how cool is that?
hah? apa? musti aku temani? ya gak bisa sekarang dong… (huehehe… ntar ya, goniel? tapi kamu yang siapin bekal piknik dan tikarnya, aku bawa buku aja. cemana? deal?)
marshmallow, terakhir menulis Melbourne’s Sunset
DM
aku tidak memusuhi pekerjaan dan kantor ku…
cuma kasian sama orang kantor dan pekerjaan kantor yang ketemu aku aku melulu setiap hari …hihihihihi
hhh….akhirnya…..eh, tapi kenapa aku ngomong akhirnya. toh, akhirnya tetap bukan liburan, menurut deskripsi kebanyakan orang
liburan, tapi a la DM. yang masih nyangking laptop, njaring sinyal buat nge-net, dan bermain otak-atik kata.
tapi lha wong itu yang dinikmati kok ya, Dan ?
yah, seperti liburanku yang tumben, kantor berbaik hati ngasih banyak2. padahal biasanya enggak, hehe….
. jalan2 sepanjang trotoar. mencoba makanan2 dan jajanan2 di pinggir jalan. wuih, ternyata lebih nikmat !!
mau ke tempat2 wisata ? hah, bikin senewen, dengan berbondong2nya orang2 ke sana. uyel2an. belum lagi macet di jalan. bukannya liburan, malah dapatnya stress.
cukup dengan keliling kota, berempat, aku, 2 anak dan 1 istri
hmm….ternyata Penganyam Kata, bukan manusia biasa…..
@goenoeng:
hah? penganyam kata bukan manusia biasa? maksudnya…maksudnya manusia jadi-jadian gitu? jadi selama ini… hah? OMG!!! *dengan ekspresi penuh kekagetan seperti melihat setan*
(wakakak! udah lama gak ngegodain si DM. lagian sok sibuk banget sih? tulisan baru! mana tulisan barunyaaaa…)
*bergaya gak sabar, padahal biasa aja kali*
mending gak usah nulis lagi deh, goniel! *reverse psychology.com.au*
@manusia biasa
Ouwww..jadi si DM ini ..bukan cuma sibuk ya…suka sok sibuk juga gituh?
*berlalu jumawa*
yessy muchtar, terakhir menulis How about man at their 30’s?
Sate Gajah Mada dan Soto Mbangkong ?
hwayoook…..
kapan ?
goenoeng, terakhir menulis israel & 1998
Buat Bunda…Liburan..sangat sederhana ;
1.lepas dari kegiatan rutin
2.ketemu orang orang ,sahabat dengan suasana yang menyenangkan
nah…gak perlu tuh jauh jauh dan mahal mahal….Serius nih..kalo Bunda ada libur …kosong dari rapat 1 hari penuh saja…rasanya bahagia sekali.karena bisa bersih bersih rumah,merawat tanaman..dll..
Wah….. saya liburan akhir tahun justru tambah pekerjaan di rumah. Selain bersantai dengan keluarga saya juga lagi merenovasi belakang rumah saya agar lebih nyaman. Pokoknya libur nggak libur, kalau lama berpangku tangan nggak ngapa2in, cuma tidur, makan, nonton tv, internet, rasanya kok tanganku jadi gatal2 ingin mengerjakan sesuatu ya?? Huehehehe……
Yari NK, terakhir menulis Dunia Arab Perlu Kebangkitan à la Restorasi Meiji?
selamat tahun baru DM…
liburanku berteman bantal dan obat…:(
icha, terakhir menulis Firasat
halaaah…gak funky banget sih liburan bawa laptop. too much work make you a dull man. ada apa sih dg laptop sampai2 gak bisa lepas. kliatannya udah saatnya kau masuk rehab
mau banyakin komen lg ahhhhhhhhhhhhhh…..
Si Kun~, terakhir menulis lalala
Dan, Dan…nomer telponku berapa hayo ?
goenoeng, terakhir menulis israel & 1998
oh, jadi sedang sibuk itu toh sekarang?
udah nemu tempat yang bagus?
udah reservasi sekalian?
buat berapa lama?
finally, cepat sembuh ya, goniel? enjoy!
marshmallow, terakhir menulis Kenapa Harus Ada Taman Kota?
Everyday is holiday…
Yap.
Setiap hari, DM..
setiap hari…
(masih penasaran dengan 33 hari terakhir… udah siap cangklong ransel kemana sih?? sumprit.. ndak bisa tidur aku mikirin ini… *lebaynggakpenting.com*)
Lala, terakhir menulis Life Patterns
Liburan mmmm asyik banget dech. Benernya sich tiap hari buat aku sich libur juga cuma kalo pulang ke surabaya/bogor bener2 kerasa liburannya, ngumpul ma keluarga,jalan2 ke mall, ke salon bareng,nonton.
Mmm kalo di bekasi, kembali ke rutinitasku sebagai ibu rumah tangga, musti beres2 rumah,masak dan ngurusin bisnis online
Seperti liburanku kali ini. Bener-bener dech santai sampai-sampai aku ga sempat buka blog nulis dan bales koment. Seminggu bisa nonton di bioskop sampe 3x wahhh bener-bener dech keluar dari rutinitasku.
Retie, terakhir menulis Liburan Natal dan Tahun Baru
Berlibur (beristirahat) tidak berarti kosong serba libur dalam segala-galanya, tetapi berarti mengganti dari suatui pekerjaan dengan pekerjaan lain, dengan maksud memperbaharui semangat, menghilangkan rasa lesu dan rasa bosan.
Kosong, tidak baik dan tidak boleh, yang kosong akan mudah dimasuki syetan dan iblis :” INNAL SYABABA WAL FAROGHO WAL JIDATA MAFSADATUN LILMAR’I AYYA MAFSADATIN” artinya : sesungguhnya masa kepemudaanmu, kekosonganmu, kekayaan itu kerusakan bagi seseorang, kerusakan dalam apa saja.
Pengertian dari duduk ke berdidri, dari berdiri ke berjalan, atau dari menulis ke membaca dan demikian seterusnya, itulah ARTI ISTIRAHAT.
berlibur tidak berarti mbruwah (melepaskan kekangan nafsu sesudah ditekan) sehingga membolehkan apa saja yang selama ini dicegahnya. Bukan demikian dan jangan sebagai itu.
Ketika bertekun belajar jangan diorasakan sebagai pertapaan berat/kesengsaraan, tetapi harus dianggap sebagai kewajiban dan kekelaziman.
Mencari hiburan yang sehat dan bermanfaat untuk mencari hiburan dalam liburan ? dan :
1. carillah hiburan yang sehat dan bermanfaat untuk bekal hidup, menuju kehidupan yang berjasa dan berbahagia. Tidak hanya membuang-buang waktu/umur.
2. Pandai-pandailah menggunakan kesempatan, pandailah mengisi kekosongan, dengan pekerjaan berarti/bermanfaat.
Berliburlah dengan cara terhormat, dengan cara orang-orang baik, dengan cara yang sopan lagi terpelajar.