<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: How To Be A Humble Person? (2)</title>
	<atom:link href="http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 17:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Togar Silaban</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9485</link>
		<dc:creator>Togar Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 08:00:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9485</guid>
		<description>Kebanyakan (mungkin semua) kita, dalam  hati ingin menjadi orang sederhana atau istilah Bu Edratna &quot;sangat kaya&quot;. 
Tapi dalam kenyataan, kita tidak melaksanakan keinginan itu. Kita ingin tampak gaya, ciamik dan dipuji orang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebanyakan (mungkin semua) kita, dalam  hati ingin menjadi orang sederhana atau istilah Bu Edratna &#8220;sangat kaya&#8221;.<br />
Tapi dalam kenyataan, kita tidak melaksanakan keinginan itu. Kita ingin tampak gaya, ciamik dan dipuji orang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pakde</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9451</link>
		<dc:creator>pakde</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 10:37:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9451</guid>
		<description>saya masih inget dengan mas Tukul mas. 
Menarik sekali rasanya menghabiskan waktu satu jam ber-TATAP MUKA dengan Tukul di Cipete, di sebuah gang bernama Gang Sawo, lokasi rumah mas TUKUL ARWANA sambil menikmati kerupuk dan indomie.

Walaupun pernah mendengar dan membaca bahwa pendapatan Tukul sampai puluhan milyar tiap tahunnya, tapi tidak ada kesan glamour di kompleks seluas 1000-an meter itu. Rumah sederhana, plus kontrakan yang diberi nama acara-acaranya serta 25 orang yang bekerja untuknya yang sebagian berpotongan mirip Tukul, tidak menggambarkan gaya hidup seorang milyader. mungkin hanya sebuah Harley Davidson yang membedakannya dengan tetangga yang lain, tapi tetep ketika isrinya bepergian masih boncengan pake Mio ! walaupun ada 3 mobil nangkring di garasi, sebuah Honda Jazz &amp; Nisssan X-trail terbaru plus Kijang Innova.

Saya jadi bertanya-tanya : Mas Tukul kok gak kelihatan gemerlap?
Jawaban Tukul jelas : SUKSES ITU DI LUAR PAKDE, BAHAGIA ITU DI DALEM !

Ini masuk kategori Humble person? aku pikir masuk.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya masih inget dengan mas Tukul mas.<br />
Menarik sekali rasanya menghabiskan waktu satu jam ber-TATAP MUKA dengan Tukul di Cipete, di sebuah gang bernama Gang Sawo, lokasi rumah mas TUKUL ARWANA sambil menikmati kerupuk dan indomie.</p>
<p>Walaupun pernah mendengar dan membaca bahwa pendapatan Tukul sampai puluhan milyar tiap tahunnya, tapi tidak ada kesan glamour di kompleks seluas 1000-an meter itu. Rumah sederhana, plus kontrakan yang diberi nama acara-acaranya serta 25 orang yang bekerja untuknya yang sebagian berpotongan mirip Tukul, tidak menggambarkan gaya hidup seorang milyader. mungkin hanya sebuah Harley Davidson yang membedakannya dengan tetangga yang lain, tapi tetep ketika isrinya bepergian masih boncengan pake Mio ! walaupun ada 3 mobil nangkring di garasi, sebuah Honda Jazz &amp; Nisssan X-trail terbaru plus Kijang Innova.</p>
<p>Saya jadi bertanya-tanya : Mas Tukul kok gak kelihatan gemerlap?<br />
Jawaban Tukul jelas : SUKSES ITU DI LUAR PAKDE, BAHAGIA ITU DI DALEM !</p>
<p>Ini masuk kategori Humble person? aku pikir masuk.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: KangBoed</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9255</link>
		<dc:creator>KangBoed</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 18:10:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9255</guid>
		<description>Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang</p>
<p>Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank<br />
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ria</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9185</link>
		<dc:creator>Ria</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 02:30:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9185</guid>
		<description>mas...dari semua tulisanmu entah mengapa aku sangat suka tulisan kali ini...

untuk jadi seseorang yang rendah hati memang susah mas, terlebih apabila di dera dengan lingkungan yg tidak memungkinkan. Aku punya seorang teman, katanya sih dia mengaku rendah hati tetapi ketika ngobrol dengan dia setiap kali dia selalu membicarakan apa yang sudah diberikannya ke pada orang lain, dia yang gak pernah pelit, dia yang begitu dan dia yang begini...jadi bagian mananya yg rendah hati kalau dia mengomongin dia..dia...dan dia lagi :P 

Bener2 tulisan yang menarik mas!!! aku suka setiap detail pemaparanmu tentang orang2 yang rendah hati itu. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas&#8230;dari semua tulisanmu entah mengapa aku sangat suka tulisan kali ini&#8230;</p>
<p>untuk jadi seseorang yang rendah hati memang susah mas, terlebih apabila di dera dengan lingkungan yg tidak memungkinkan. Aku punya seorang teman, katanya sih dia mengaku rendah hati tetapi ketika ngobrol dengan dia setiap kali dia selalu membicarakan apa yang sudah diberikannya ke pada orang lain, dia yang gak pernah pelit, dia yang begitu dan dia yang begini&#8230;jadi bagian mananya yg rendah hati kalau dia mengomongin dia..dia&#8230;dan dia lagi <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Bener2 tulisan yang menarik mas!!! aku suka setiap detail pemaparanmu tentang orang2 yang rendah hati itu. <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mantan kyai</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9160</link>
		<dc:creator>mantan kyai</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 23:11:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9160</guid>
		<description>baiklah... jadi sekarang mari kita dengar kisah kegagalan seorang dm. sebelum seperti apa yg kita lihat sekarang sebagai seorang penulis sukses.... :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baiklah&#8230; jadi sekarang mari kita dengar kisah kegagalan seorang dm. sebelum seperti apa yg kita lihat sekarang sebagai seorang penulis sukses&#8230;. <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Prameswari</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9155</link>
		<dc:creator>Prameswari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 02:52:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9155</guid>
		<description>Rumus tentang &#039;berhenti  rokok&#039; itu sebenarnya mudah saja kok Da cuman memang Uda tidak bisa melakukannya..........ehem
tinggal memilih kan mas Niel......... *kedip-kedip*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rumus tentang &#8216;berhenti  rokok&#8217; itu sebenarnya mudah saja kok Da cuman memang Uda tidak bisa melakukannya&#8230;&#8230;&#8230;.ehem<br />
tinggal memilih kan mas Niel&#8230;&#8230;&#8230; *kedip-kedip*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tanti</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9154</link>
		<dc:creator>tanti</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 07:41:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9154</guid>
		<description>*malu-malu*
*telat*
*terpaksa nanya*
How To Be a Humble Person (1) ada ya? dimana?

Aku mengartikan humble person sebagai orang yang rendah hati,  yang tidak menganggap dirinya lebih tinggi dibanding orang lain, yang tidak merasa bahwa orang lain harus melihat kelebihan yang dia miliki, yang tidak merasa bahwa orang lain harus memahami dirinya.  Humble person adalah orang yang rendah hati (bukan rendah diri,) dia tidak meninggikan dirinya sendiri karena menganggap semua yang ada padanya itu bukan sesuatu yang patut disombongkan. 

Ada orang yang bersahaja dalam penampilan dan sikap hidupnya, berdasarkan apa yang selama ini kuamati, sebagian diantara orang-orang itu adalah orang-orang yang rendah hati ...... :)



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Dan komenmu terasa indah sekali. Sejuk. Seperti padi yang merunduk. Menunjukkan kualitas pribadi perawinya? Hmmm. Rasanya begitu ;)&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*malu-malu*<br />
*telat*<br />
*terpaksa nanya*<br />
How To Be a Humble Person (1) ada ya? dimana?</p>
<p>Aku mengartikan humble person sebagai orang yang rendah hati,  yang tidak menganggap dirinya lebih tinggi dibanding orang lain, yang tidak merasa bahwa orang lain harus melihat kelebihan yang dia miliki, yang tidak merasa bahwa orang lain harus memahami dirinya.  Humble person adalah orang yang rendah hati (bukan rendah diri,) dia tidak meninggikan dirinya sendiri karena menganggap semua yang ada padanya itu bukan sesuatu yang patut disombongkan. </p>
<p>Ada orang yang bersahaja dalam penampilan dan sikap hidupnya, berdasarkan apa yang selama ini kuamati, sebagian diantara orang-orang itu adalah orang-orang yang rendah hati &#8230;&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Dan komenmu terasa indah sekali. Sejuk. Seperti padi yang merunduk. Menunjukkan kualitas pribadi perawinya? Hmmm. Rasanya begitu <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mas</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9153</link>
		<dc:creator>mas</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 07:52:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9153</guid>
		<description>*nerima telepon uda vizon*

iya nih, da. mosok demi kesehatan sendiri minta syarat.
pake ngancam pulak.
memangnya saya dukun pake disyaratin?
...
kenapa? uda mau tau rumusnya?
catat ya, da. rumusnya adalah...
...
halo? halo? yah, putus... :(



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: *Nelpon Detasemen Khusus 88*
&quot;Halo, Densus 88? Ada yang perlu ditangkap, Pak! Kenapa? Oh, Medan. Medan. Apa? Ini BIN? Duh! Maaf-maaf!&quot;&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*nerima telepon uda vizon*</p>
<p>iya nih, da. mosok demi kesehatan sendiri minta syarat.<br />
pake ngancam pulak.<br />
memangnya saya dukun pake disyaratin?<br />
&#8230;<br />
kenapa? uda mau tau rumusnya?<br />
catat ya, da. rumusnya adalah&#8230;<br />
&#8230;<br />
halo? halo? yah, putus&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: *Nelpon Detasemen Khusus 88*<br />
&#8220;Halo, Densus 88? Ada yang perlu ditangkap, Pak! Kenapa? Oh, Medan. Medan. Apa? Ini BIN? Duh! Maaf-maaf!&#8221;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mascayo</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9152</link>
		<dc:creator>mascayo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 12:20:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9152</guid>
		<description>Kang, siapa gerangan penghasil 1 milyar per bulan itu?
saya bisa tertunduk malu kalau bertemu.
menjadi humble? ... bagaimana yaa? ...
saya masih berkutat untuk belajar ikhlas, mudah-mudahan bisa juga sekalian belajar jadi humble.



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Siapa? Rasanya sedikit kurang etis kalau kutulis di sini, Kang. Tapi sepertinya tak perlu tertunduk malu kalau bertemu dengannya. Dia juga manusia kok. Dia juga makan nasi. Bukan lantas jadi dewa hanya karena punya penghasilan sebesar itu. Kalem...
.
Ikhlas? Belajar ikhlas? Mungkin di situ salah sebuah kuncinya. Mungkin...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang, siapa gerangan penghasil 1 milyar per bulan itu?<br />
saya bisa tertunduk malu kalau bertemu.<br />
menjadi humble? &#8230; bagaimana yaa? &#8230;<br />
saya masih berkutat untuk belajar ikhlas, mudah-mudahan bisa juga sekalian belajar jadi humble.</p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Siapa? Rasanya sedikit kurang etis kalau kutulis di sini, Kang. Tapi sepertinya tak perlu tertunduk malu kalau bertemu dengannya. Dia juga manusia kok. Dia juga makan nasi. Bukan lantas jadi dewa hanya karena punya penghasilan sebesar itu. Kalem&#8230;<br />
.<br />
Ikhlas? Belajar ikhlas? Mungkin di situ salah sebuah kuncinya. Mungkin&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ikkyu_san</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2009/08/06/how-to-be-a-humble-person-2/comment-page-1/#comment-9151</link>
		<dc:creator>Ikkyu_san</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 12:06:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1603#comment-9151</guid>
		<description>Bertahun-tahun yang lalu, aku pernah baca sebuah cerpen mengenai uang 25 perak yang terabaikan di got dan di sudut-sudut pasar. Sayang sekali aku lupa taruh di mana file atau hardcopynya. Dan cerpen itu mengingatkanku untuk selalu menghargai uang kecil. Itu salah satu cerpen yang terus kuingat sampai sekarang.

Soal ucapan Soekarno itu, memang selalu menjadi mottoku. Tapi sepertinya tidak bisa bagi seseorang yang bekerja sebagai sales dan marketing kan? Mereka harus &quot;menjual&quot; keharuman yang mungkin sebetulnya tidaklah harum. Di Jepang juga ada yang dinamakan Jiko pi-ar (menjual/memamerkan kehebatan diri sendiri) waktu melamar pekerjaan, dan aku tahu...aku tidak bisa.....

EM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bertahun-tahun yang lalu, aku pernah baca sebuah cerpen mengenai uang 25 perak yang terabaikan di got dan di sudut-sudut pasar. Sayang sekali aku lupa taruh di mana file atau hardcopynya. Dan cerpen itu mengingatkanku untuk selalu menghargai uang kecil. Itu salah satu cerpen yang terus kuingat sampai sekarang.</p>
<p>Soal ucapan Soekarno itu, memang selalu menjadi mottoku. Tapi sepertinya tidak bisa bagi seseorang yang bekerja sebagai sales dan marketing kan? Mereka harus &#8220;menjual&#8221; keharuman yang mungkin sebetulnya tidaklah harum. Di Jepang juga ada yang dinamakan Jiko pi-ar (menjual/memamerkan kehebatan diri sendiri) waktu melamar pekerjaan, dan aku tahu&#8230;aku tidak bisa&#8230;..</p>
<p>EM</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

