Kapan Waktu Paling Tepat untuk Membaca?
Bisakah menjawab pertanyaan di atas? Kapan waktu paling tepat untuk membaca? Rasanya tak ada jawaban yang setepat-tepatnya. Karena setiap dari kita punya kesempatan, selera, dan juga jam biologis yang berbeda-beda. Tak mudah untuk merumuskan kapan sebetulnya waktu yang betul-betul tepat untuk membaca.
Baru-baru ini seorang teman berkata kepadaku: “Sekarang waktu untuk membaca betul-betul sesuatu yang mahal bagiku. Seharian sibuk dengan pekerjaan, begitu pulang yang ada semata kelelahan. Kesempatan membaca betul-betul mesti kucuri dari waktu-waktu yang tersisa. Ingin rasanya menikmati sore yang cerah di sebuah kafe sembari ditemani kopi dan sepucuk buku.”
Dalam beberapa kasus aku merasakan juga apa yang dialami temanku itu. Terkadang aku pun kerap lupa belum membaca buku ketika hendak menutup hari. Waktu khusus untuk membaca seperti tak ada lagi. Terkadang membaca mesti disempatkan di sela-sela waktu yang kurang produktif. Seperti di mobil dalam perjalanan ke Jakarta, di bandara, atau sembari makan siang (itu pun kalau kebetulan ingat makan).
Namun mestikah kita membaca setiap hari? Tentu tergantung individu yang bersangkutan: apakah membaca sudah menjadi kebutuhan atau tidak. Seperti halnya makan dan merokok. Sesuatu bisa menjadi begitu penting ketika kita tahu hal tersebut menjadi kebutuhan kita dalam keseharian bukan?

