Maka Lahirlah Ia
Setelah hamil tua, ia lahir pada Jum’at 4 Desember 2009, pukul 15.47 WIB, di Jakarta, berbintang Sagitarius, bershio Kerbau, dengan berat sekitar 324 gram. Maka sudah sejak semula, kuberi ia nama: Epitaph.
Bayi itu kutimang-timang, kubawa pulang, kupeluk, kugenggam, serta kuletakkan lagi. Ada ribuan rasa ketika memandangnya. Haru, memicingkan mata, mengernyitkan dahi, menggelengkan kepala, namun sekaligus gembira. Bagaimana pun ia anakku. Anak rohaniku.
Hendak jadi apa, sudah di luar teritoriku lagi. Ia akan tumbuh dan berkembang pada dunianya. Tergantung bagaimana ia bermasyarakat dengan habitatnya. Sudah bukan hakku lagi. Namun sebagai orangtua, barangkali masih menjadi kewajibanku untuk memperlakukan yang terbaik atasnya. Memberikan yang bisa kuberikan. Merawatnya sejauh yang bisa kusodorkan.
Maka lahirlah ia. Mulai mengerjapkan mata. Melirik siapa saja yang memandangnya. Juga tangisnya yang sayup-sayup mulai terdengar membahana untuk kemudian menapaki langkah-langkah pertamanya. Pijakan-pijakan kecilnya.
Tumbuh dan sehatlah, Nak…

Live talkshow di TVRI Stasiun Pusat Jakarta, dalam acara “Bicara Buku Bicara”, Senin, 14 Desember 2009, pukul 15.00-16.00 WIB, bersama Bapak Damas B. Mulyono [Pembawa Acara], Syafruddin Azhar [Senior Editor Penerbit Kakilangit Kencana], Lisa Febriyanti [Penulis Novel Iluminasi] dan D.M. [Penulis Novel Trilogi Epitaph].

Usai acara talkshow di studio 8 TVRI Stasiun Pusat Jakarta.

Book review di Radio DFM Jakarta (103.4 FM). Minggu, 20 Desember 2009, pukul 15.00-16.00 WIB, dalam program book review ‘Voices of The Young’.

Lisa Febriyanti [Penulis Novel Iluminasi], Syafruddin Azhar [Senior Editor Penerbit Kakilangit Kencana], Desiree Manumpil [Announcer DFM Radio], D.M. [Penulis Novel Trilogi Epitaph], dan Sri Sarining Diyah Wijaya [Producer DFM Radio], usai acara book review.


Selamat atas kelahirannya anaknya ya mas De eM……
Semoga sukses selalu
Nah sekarang, (setelah mengamankan posisi hihihi). boleh De ulas tentang proses kelahirannya ya mas Niel
Excited sekali saat mas bilang putri rohani mas sudah ada di pangkuan mas, ikut merasakan bahagia dan harunya, ikut merasakan bangganya. Meski ada kekecewaan disana sini, tetap tak dapat mengganti kebahagiaan yang menghangat itu……..
Saat mas kirimkan foto-foto putri mas yang sangat cantik itu, makin haru biru melihatnya…….cantik sekali putri mas…….membuat ingin pula menggendong dengan mafela ungu yang juga cantik itu, mengajaknya bicara, mencandai, dan melihatnya tumbuh
Semakin dia tumbuh semakin nampak cantik dia membuat banyak orang yang gemas akan tingkah polahnya.
Putri mas sedang berproses….. sampai suatu saatnya nanti yang mas tunggu untuk hari besar itu…..
Proses itu seru sekali. Melihat mas menggendongnya di tvri (makasiy bu Enny laporan pandangan matanya dan foto yang Ibu kirim lewat sms) dan di Radio DFM (untunglah proses streamingnya tidak susah pada saat mas mereview epitaph).
Dan Putri mas akan terus tumbuh menjadi gadis yang cantik, yang matang, dan siap dipetik…
Ade berdoa selalu buat putri mas…….Jaga kesehatan selalu.
Salam
Ade
Daniel…
Mengapa wajahmu sendu…terharu, tak percaya, bahagia…tentunya
Menyenangkan mengenalmu Niel…..
Tak sabar untuk menunggu buku keduamu
semoga putrimu lebih cepat dikenal lagi dengan berbagai proses taaruf lainnya.
bersiap-siap saja untuk undangan-undangan lainnya, goniel, termasuk yang kau tunggu-tunggu itu.
selamat atas kelahiran putrimu.
rawat dia baik-baik.
cepat rencanakan adik-adiknya, gak usah ketat bener KB-nya.
ingat, asi eksklusif sampai usia 6 bulan, ya.
huehehe…
aku mau komen foto saja… itu jidat kok semakin lebar? terlalu beratkah kau memikirkan kelahiran putrimu ini? oh-no… janganlah begitu, kawan. putrimu masih membutuhkanmu dalam waktu yang cukup lama, dan ia juga butuh staminamu untuk melahirkan adik-adiknya. jangan biarkan ia menjadi putri tunggal. oleh karena itu, tetapkan bereproduksi, tapi tetap jaga kesehatan…
Salam kenal Mas,
Saya udah sering dengar nama mas Daniel dari beberapa teman blogger. Cuma mau ngucapin selamat yah, atas penerbitan bukunya. Buku pertama? Dari cara penulisan mas saya malah berpikir bahwa mas Daniel ini adalah orang yang udah bergelimang aneka buku karangannya…
Sekali lagi, selamat yah. Saya akan coba cari bukunya di toko buku
bukubuku « surauinyiak on 30 Dec 2009 at 2:44 pm #
[...] kiriman dari sahabatku yang selalu kusapa dengan “ahli pena”, Daniel Mahendra. Seperti halnya sahabat blogger lainnya, akupun mengikuti secara seksama proses kelahiran novel [...]
Akikah ya……aih. Kambing 1 ekor (putri kan?) atau malah sapi nih……
Amien. Pake acara gunting rambut gak? ditimbang trus dirupakan emas untuk disedekahkan …..hehehe
cibe, makasih banget untuk kirimannya. it really made my day.
sudah kuterima dengan selamat dan sudah dinikmati pula.
uhuy! bener-bener deh aku gak bisa nahan geli nontonnya.
kapan lagi melihat si goniel kayak waktu di tipi.
bergaya cool, padahal aslinya kan norak.
kekekekekek…
peace, euy! jangan marah ya, goniel.
aku cuman mo comment fotonya aja deh
DM memang guantennnggg buangetttttttttt
btw, sepakat dengan uda :p