<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: DM: Epitaph, Rindu Adik Pada Kakaknya</title>
	<atom:link href="http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 17:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Numisindo</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10975</link>
		<dc:creator>Numisindo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 01:04:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10975</guid>
		<description>mas Daniel
Aku belum baca bukunya, tapi sama dengan mas Oemar Bakri, Epitaph adalah judul yang aku kenal dari lagu King Crimson long time ago. Lagu itu sangat bagus secara musikalitas dan liriknya sangat indah dan  dengan dahsyat mendobrak relung hati. Lirik itu seolah ramalan keadaan dunia sekarang: betapa, apa yang ditulis oleh Peter Senfield adalah gambaran yang terjadi saat ini:                  
Knowledge is a deadly friend.....if no one sets the rules.
atau yang ini: 
The fate of all mankind I see Is in the hands of fools.
Ketika mendengar lagu ini...sering saya meneteskan air mata........
Apa yang nanti ditulis diatas batu nisan (Epitaph)........(meski kita tidak punya tradisi untuk menulis sesuatu di batu nisan).....kalau tidak ada kebaikan dan kedamaian di dunia ini. 
Saya akan cari buku itu dan membacanya
Salam.
(Maaf saya membuat link untuk lagu Epitaph) --&gt; http://www.youtube.com/watch?v=zhuG2hCJtsk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Daniel<br />
Aku belum baca bukunya, tapi sama dengan mas Oemar Bakri, Epitaph adalah judul yang aku kenal dari lagu King Crimson long time ago. Lagu itu sangat bagus secara musikalitas dan liriknya sangat indah dan  dengan dahsyat mendobrak relung hati. Lirik itu seolah ramalan keadaan dunia sekarang: betapa, apa yang ditulis oleh Peter Senfield adalah gambaran yang terjadi saat ini:<br />
Knowledge is a deadly friend&#8230;..if no one sets the rules.<br />
atau yang ini:<br />
The fate of all mankind I see Is in the hands of fools.<br />
Ketika mendengar lagu ini&#8230;sering saya meneteskan air mata&#8230;&#8230;..<br />
Apa yang nanti ditulis diatas batu nisan (Epitaph)&#8230;&#8230;..(meski kita tidak punya tradisi untuk menulis sesuatu di batu nisan)&#8230;..kalau tidak ada kebaikan dan kedamaian di dunia ini.<br />
Saya akan cari buku itu dan membacanya<br />
Salam.<br />
(Maaf saya membuat link untuk lagu Epitaph) &#8211;&gt; <a href="http://www.youtube.com/watch?v=zhuG2hCJtsk" rel="nofollow">http://www.youtube.com/watch?v=zhuG2hCJtsk</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oemar Bakrie</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10067</link>
		<dc:creator>Oemar Bakrie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 15:34:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10067</guid>
		<description>Bu Enny, tidak perlu repot-repot ... soalnya rumah saya &quot;jauh&quot; dan terkenal sebagai jalur macet ... yg penting waktu dan tempatnya jelas saya insya Allah akan usahakan datang (kalau tempatnya saya sudah tahu karena pernah ada acara di sana). Sekali lagi terima kasih ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bu Enny, tidak perlu repot-repot &#8230; soalnya rumah saya &#8220;jauh&#8221; dan terkenal sebagai jalur macet &#8230; yg penting waktu dan tempatnya jelas saya insya Allah akan usahakan datang (kalau tempatnya saya sudah tahu karena pernah ada acara di sana). Sekali lagi terima kasih &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10039</link>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 05:59:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10039</guid>
		<description>Niel..sudahkah dilihat di majalah Gatra (wartawannya wawancara kan saat itu)? Juga di PR....
Kayaknya pak Hendra mesti termasuk yang diundang Niel...aku udah bilang suami, lemparkan undanganmu ke rumah..ntar biar Minah yang mengantarkannya. Hmm teman-teman suami (beberapa dosen teater, dan juga para penulis di Bandung) ikut berminat mau datang acara di Gedung &quot;Indonesia Menggugat&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Niel..sudahkah dilihat di majalah Gatra (wartawannya wawancara kan saat itu)? Juga di PR&#8230;.<br />
Kayaknya pak Hendra mesti termasuk yang diundang Niel&#8230;aku udah bilang suami, lemparkan undanganmu ke rumah..ntar biar Minah yang mengantarkannya. Hmm teman-teman suami (beberapa dosen teater, dan juga para penulis di Bandung) ikut berminat mau datang acara di Gedung &#8220;Indonesia Menggugat&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sofish</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10037</link>
		<dc:creator>sofish</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 12:27:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10037</guid>
		<description>saya suka di sebagian besar bahasa tuturnya, lebih manusiawi dan mengalir lancar. bukan bagian teori film dan sejarahnya di bagian depan novel yg versiku sedikit menggangu, menggurui.Dan, dan-jreng jreng.fikom  jurnalistik unisba di buku selanjutnya harus disanjung jg ya bung, he2.smoga bagian itu di epitaph ini masuk fiksi ya. sukses, kutunggu buku berikutnya, penasaran orang bijak di pantai itu,terakhir, saya masuk kategori dimasukin jd karakter ngga?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya suka di sebagian besar bahasa tuturnya, lebih manusiawi dan mengalir lancar. bukan bagian teori film dan sejarahnya di bagian depan novel yg versiku sedikit menggangu, menggurui.Dan, dan-jreng jreng.fikom  jurnalistik unisba di buku selanjutnya harus disanjung jg ya bung, he2.smoga bagian itu di epitaph ini masuk fiksi ya. sukses, kutunggu buku berikutnya, penasaran orang bijak di pantai itu,terakhir, saya masuk kategori dimasukin jd karakter ngga?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oemar Bakrie</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10036</link>
		<dc:creator>Oemar Bakrie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 11:39:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10036</guid>
		<description>Salam kenal. Saya banyak mendengar tentang Epitaph ini dari blog rekan-rekan yg relatif sering saya kunjungi, juga ketika bertemu dengan Bu Enny beberapa waktu yg lalu. Pertama kali dengar kata Epitaph langsung ingat bahwa dulu sekali pernah ada lagu dengan judul itu, kalau nggak salah oleh King Crimson. Lagunya sendiri seperti apa saya sudah lupa ... hanya entah mengapa kata itu demikian terpatri ...

Semoga sukses dengan buku / novel-nya.

Salam.



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Salam kenal kembali, Pak Hendra Grandis. Di masa-masa lalu sebetulnya kita sudah saling berkomentar di blog masing-masing dari kita. Namun demikian terima kasih telah berkenan membuang langkah ke mari. Awal tahun baru kemarin Bu Enny juga mengundangku ke kediamannya, karena Pak Hendra hendak bertandang ke sana, katanya. Sayang sekali aku sedang berada di luar.
.
Ya Pak, kata &lt;em&gt;Epitaph&lt;/em&gt; memang begitu populer lewat tembang King Crimson di masa lalu. Aku pun terinspirasi dari judul lagu itu salah satunya. Nah, terima kasih, Pak Hendra. Ingin bertemu dengan Bapak di waktu-waktu yang menyenangkan. Salam hangat.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal. Saya banyak mendengar tentang Epitaph ini dari blog rekan-rekan yg relatif sering saya kunjungi, juga ketika bertemu dengan Bu Enny beberapa waktu yg lalu. Pertama kali dengar kata Epitaph langsung ingat bahwa dulu sekali pernah ada lagu dengan judul itu, kalau nggak salah oleh King Crimson. Lagunya sendiri seperti apa saya sudah lupa &#8230; hanya entah mengapa kata itu demikian terpatri &#8230;</p>
<p>Semoga sukses dengan buku / novel-nya.</p>
<p>Salam.</p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Salam kenal kembali, Pak Hendra Grandis. Di masa-masa lalu sebetulnya kita sudah saling berkomentar di blog masing-masing dari kita. Namun demikian terima kasih telah berkenan membuang langkah ke mari. Awal tahun baru kemarin Bu Enny juga mengundangku ke kediamannya, karena Pak Hendra hendak bertandang ke sana, katanya. Sayang sekali aku sedang berada di luar.<br />
.<br />
Ya Pak, kata <em>Epitaph</em> memang begitu populer lewat tembang King Crimson di masa lalu. Aku pun terinspirasi dari judul lagu itu salah satunya. Nah, terima kasih, Pak Hendra. Ingin bertemu dengan Bapak di waktu-waktu yang menyenangkan. Salam hangat.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ciay</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10034</link>
		<dc:creator>ciay</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 06:34:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10034</guid>
		<description>dengan menuliskan ini sebagai fiksi, penulis jadi terantisipasi dari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan akibat diangkatnya kisah kontroversial ini di hadapan publik, yang notebene sangat beresiko.

sukses, cibe! ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dengan menuliskan ini sebagai fiksi, penulis jadi terantisipasi dari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan akibat diangkatnya kisah kontroversial ini di hadapan publik, yang notebene sangat beresiko.</p>
<p>sukses, cibe! <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sasa</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10032</link>
		<dc:creator>sasa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 00:40:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10032</guid>
		<description>Ketika ia telah menjadi novel, maka ia adalah fiksi. Tak ada yang boleh menggugatnya. Seperti Nidah Kirani, ia adalah fiksi, maka Unmuh pun tak kuasa memaksa penulisnya mengaku karena keukeuh mengatakan:INI FIKSI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika ia telah menjadi novel, maka ia adalah fiksi. Tak ada yang boleh menggugatnya. Seperti Nidah Kirani, ia adalah fiksi, maka Unmuh pun tak kuasa memaksa penulisnya mengaku karena keukeuh mengatakan:INI FIKSI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vizon</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10029</link>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 22:04:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10029</guid>
		<description>Setelah mengetahui latar belakang cerita aslinya, aku semakin mendapatkan &quot;ruh&quot; novel ini. Sangat tepat jika kisah nyata di balik novel ini diungkapkan. Karena, dengan demikian, imajinasi pembaca semakin bergelora, merasakan gemuruh yang luar biasa...

Sukses buatmu Dan... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mengetahui latar belakang cerita aslinya, aku semakin mendapatkan &#8220;ruh&#8221; novel ini. Sangat tepat jika kisah nyata di balik novel ini diungkapkan. Karena, dengan demikian, imajinasi pembaca semakin bergelora, merasakan gemuruh yang luar biasa&#8230;</p>
<p>Sukses buatmu Dan&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mantan kyai</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10028</link>
		<dc:creator>mantan kyai</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 22:01:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10028</guid>
		<description>luar biasa!!! pokoknya luar biasa!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>luar biasa!!! pokoknya luar biasa!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: De-eN</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/18/dm-epitaph-rindu-adik-pada-kakaknya/comment-page-1/#comment-10027</link>
		<dc:creator>De-eN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 18:47:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1624#comment-10027</guid>
		<description>Kombinasi antara realitas dan fiksi, itu salah satu yang membuat novel ini menarik memang....
Pembaca seakan terseret ke keadaan yang sebenarnya terjadi dengan tak meninggalkan ruang khayalnya yang imajiner.....

dan humanis? tergambar dari penulisnya.....hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kombinasi antara realitas dan fiksi, itu salah satu yang membuat novel ini menarik memang&#8230;.<br />
Pembaca seakan terseret ke keadaan yang sebenarnya terjadi dengan tak meninggalkan ruang khayalnya yang imajiner&#8230;..</p>
<p>dan humanis? tergambar dari penulisnya&#8230;..hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

