<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: EPITAPH; Kejujuran yang Tanggung</title>
	<atom:link href="http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 17:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Larasati</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10087</link>
		<dc:creator>Larasati</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 10:55:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10087</guid>
		<description>@ De-En: salam kenal, Ibu... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ De-En: salam kenal, Ibu&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mas melo</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10069</link>
		<dc:creator>mas melo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 02:58:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10069</guid>
		<description>ulasan ini menarik sekali, mbak cok. dan sangat persuasif sehingga saya manggut-manggut untuk hampir semuanya. 

membaca epitaph memang tak seperti membaca karya-karya john grisham yang &quot;berani&quot; menempatkan tokoh-tokoh penting sebagai &lt;i&gt;culprit&lt;/i&gt;. bisa jadi karena pengaruh liberalisme di negaranya yang memungkinkan itu bisa terjadi, sehingga presiden pun bisa saja menjadi pesakitan dalam sebuah fiksi. menurut hemat saya, penulis epitaph masih &quot;terbelenggu&quot; untuk menulis secara gamblang mengenai carut-marut negeri ini. padahal bila penulis lebih berani, semua fakta yang dipaparkan akan lebih &lt;i&gt;engaging&lt;/i&gt; bagi pembaca.

&lt;i&gt;well done&lt;/i&gt;! semoga buku-buku berikutnya bisa lebih tuntas dan tidak nanggung lagi!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ulasan ini menarik sekali, mbak cok. dan sangat persuasif sehingga saya manggut-manggut untuk hampir semuanya. </p>
<p>membaca epitaph memang tak seperti membaca karya-karya john grisham yang &#8220;berani&#8221; menempatkan tokoh-tokoh penting sebagai <i>culprit</i>. bisa jadi karena pengaruh liberalisme di negaranya yang memungkinkan itu bisa terjadi, sehingga presiden pun bisa saja menjadi pesakitan dalam sebuah fiksi. menurut hemat saya, penulis epitaph masih &#8220;terbelenggu&#8221; untuk menulis secara gamblang mengenai carut-marut negeri ini. padahal bila penulis lebih berani, semua fakta yang dipaparkan akan lebih <i>engaging</i> bagi pembaca.</p>
<p><i>well done</i>! semoga buku-buku berikutnya bisa lebih tuntas dan tidak nanggung lagi!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: De-eN</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10068</link>
		<dc:creator>De-eN</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 22:29:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10068</guid>
		<description>@ Larasati : Kejujuran itu memang perlu Ra.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Larasati : Kejujuran itu memang perlu Ra&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: De-eN</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10066</link>
		<dc:creator>De-eN</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 12:36:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10066</guid>
		<description>Reviewnya lebih cenderung ke arah kritikan ya.....
tapi selain puja puji buat novel mas, yang begini ini memang perlu untuk kematangan mas dalam menulis dan mungkin bisa jadi menjadi suatu pemikiran yang membangun.

Mas De-eM, sepertinya benar jika  temen diskusi  sangat diperlukan dalam finishing naskah mas ( terutama selanjutnya), sesering mungkin, dan terutama pada ahlinya. Pasti naskah mas kian yahud.Sering-sering tuh diskusi ma mas Din juga, sambil makan nasi goreng  pas dini hari juga oke,,,,hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Reviewnya lebih cenderung ke arah kritikan ya&#8230;..<br />
tapi selain puja puji buat novel mas, yang begini ini memang perlu untuk kematangan mas dalam menulis dan mungkin bisa jadi menjadi suatu pemikiran yang membangun.</p>
<p>Mas De-eM, sepertinya benar jika  temen diskusi  sangat diperlukan dalam finishing naskah mas ( terutama selanjutnya), sesering mungkin, dan terutama pada ahlinya. Pasti naskah mas kian yahud.Sering-sering tuh diskusi ma mas Din juga, sambil makan nasi goreng  pas dini hari juga oke,,,,hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Larasati</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10065</link>
		<dc:creator>Larasati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 10:42:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10065</guid>
		<description>Membaca yang ini, bikin manggut-manggut... dan makin yakinlah aku, berkomentar atau menanggapi tulisanpun harus dengan jujur.
apakah tanggapan yang ada akan menjadi sebuah masukan atau tidak, semata pilihan :)

Ayo, bersemangat menuliskan Epigraf... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca yang ini, bikin manggut-manggut&#8230; dan makin yakinlah aku, berkomentar atau menanggapi tulisanpun harus dengan jujur.<br />
apakah tanggapan yang ada akan menjadi sebuah masukan atau tidak, semata pilihan <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ayo, bersemangat menuliskan Epigraf&#8230; <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vizon</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10064</link>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:53:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10064</guid>
		<description>Dan... kau mendapatkan asupan vitamin yang luar biasa. Ini sungguh sangat penting. Bagaikan sebuah masakan yang dinilai oleh koki ternama, novelmu mendapatkan itu sekarang...

Sebagaimana keyakinan beliau, akupun yakin, novelmu akan menjadi dahsyat setelah ini... Semangat terus saudaraku :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan&#8230; kau mendapatkan asupan vitamin yang luar biasa. Ini sungguh sangat penting. Bagaikan sebuah masakan yang dinilai oleh koki ternama, novelmu mendapatkan itu sekarang&#8230;</p>
<p>Sebagaimana keyakinan beliau, akupun yakin, novelmu akan menjadi dahsyat setelah ini&#8230; Semangat terus saudaraku <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ria</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10063</link>
		<dc:creator>Ria</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 03:00:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10063</guid>
		<description>mas...mempunyai seseorang yang bisa mengkriik kita juga penting loh biat kita tetep napak di bumi :D Semoga kritiknya bisa membangun dan membuat dirimu tambah semangat menulis ;)
 


&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;DM&lt;/strong&gt;: Betul, Ri. Ini memang yang kutunggu-tunggu. Apalagi dari praktisinya langsung. Menulis memang soal keberanian. Berani dipuji juga mesti berani dikritik. Namun tetap, semua apresasi tersebut sudah di luar teritoriku. Sudah menjadi hak pembaca, kritikus sastra, atau siapa pun itu. Makasih, Ri...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas&#8230;mempunyai seseorang yang bisa mengkriik kita juga penting loh biat kita tetep napak di bumi <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Semoga kritiknya bisa membangun dan membuat dirimu tambah semangat menulis <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong>DM</strong>: Betul, Ri. Ini memang yang kutunggu-tunggu. Apalagi dari praktisinya langsung. Menulis memang soal keberanian. Berani dipuji juga mesti berani dikritik. Namun tetap, semua apresasi tersebut sudah di luar teritoriku. Sudah menjadi hak pembaca, kritikus sastra, atau siapa pun itu. Makasih, Ri&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10062</link>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 01:04:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10062</guid>
		<description>Menurutku kritik ini justru akan menggugah DM dalam menyiapkan novel selanjutnya. Bukankah suatu karya sastra memang membutuhkan kritik, agar pengarang akan bisa terus mengarang dengan lebih baik.,dan lebih baik lagi?
Semangat Niel....karyamu yang lain ditunggu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurutku kritik ini justru akan menggugah DM dalam menyiapkan novel selanjutnya. Bukankah suatu karya sastra memang membutuhkan kritik, agar pengarang akan bisa terus mengarang dengan lebih baik.,dan lebih baik lagi?<br />
Semangat Niel&#8230;.karyamu yang lain ditunggu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: senoaji</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10060</link>
		<dc:creator>senoaji</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 00:39:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10060</guid>
		<description>wedew.. dadi luweh penasaran!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wedew.. dadi luweh penasaran!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mantan kyai</title>
		<link>http://www.penganyamkata.net/2010/01/21/epitaph-kejujuran-yang-tanggung/comment-page-1/#comment-10059</link>
		<dc:creator>mantan kyai</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 00:12:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.penganyamkata.net/?p=1630#comment-10059</guid>
		<description>waduh... lha kok diomeli sampean mas.. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh&#8230; lha kok diomeli sampean mas.. <img src='http://www.penganyamkata.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

