Bincang-bincang “Perjalanan ke Atap Dunia”

Posted by penganyamkata on November 30, 2012 under Ulasan | Be the First to Comment

Resensi Perjalanan ke Atap Dunia | #34

Oleh Ridwan Syahrani

Jangan pernah menyerah dan berani untuk mewujudkan mimpi masa kecil kita.

Seperti itulah kalimat yang terlontar dari seorang penulis Daniel Mahendra, dalam acara launching buku terbarunya berjudul “Perjalanan ke Atap Dunia” . Acara launcing berlangsung di sebuah warung yang cozy Warung Itempoeti di kawasan Bandung Utara ke arah lembang via dago, dan juga di support oleh komunitas baca Goodreads Bandung.

Saya mendapat undangan dari seorang kawan komunitas Backpacker Bandung yaitu Kang Iiw, tentang acara launching ini tertanggal 14 April 2012. Sepertinya menarik untuk menambah koleksi buku saya dan ada berita gembira yaitu diskon 50% bagi yang beli di launching itu langsung memacu untuk datang.

Acara di pandu oleh teteh Indri dari komunitas baca Goodreads, berlangsung dengan santai kurang lebih 1 jam.

Perjalanan ke Atap Dunia menceritakan perjalanan Daniel Mahendra ke Tibet, Nepal, dan Cina, serta pengalaman apa saja yang dia dapat selama melakukan perjalanan tersebut. Daniel mulai bertutur tentang apa yang menjadi trigger-nya untuk melakukan travel ke 3 tempat tersebut, ternyata jawabannya simple yaitu MIMPI, mimpi Daniel saat masih kecil tentang bertualang seperti Tintin ke Tibet. “Cita-cita yang hanya diimpikan tanpa melakukan tindakan hanya akan tetap menjadi cita-cita”, tuturnya. Memang kita harus berani untuk mewujudkan cita-cita kita terlepas itu menjadi seorang traveler.

Setelah mendengar motivasi dari Daniel yang pas banget, jadi membangkitkan keberanian saya untuk menjelajahi Indonesia ini. Negara yang memiliki sumber daya alam paling komplit, negara yang memiliki budaya yang beraneka ragam, negara yang memiliki keramahan.

“Dunia hanya milik orang-orang yang berani”,kata Gol A Gong penulis TE-WE

_________________________________

* Mahasiswa Institut Teknologi Telkom, tinggal di Bandung.

Tulisan ini dimuat di sini tak lain sekadar usaha pendokumentasian. Versi asli dari tulisan ini ada di theavonturir.com. [April 2012].

Comments are closed.