Beranilah Menggapai Mimpi!

Posted by penganyamkata on December 17, 2014 under Ulasan | Be the First to Comment

Resensi Perjalanan ke Atap Dunia | #53

Oleh Indah Wulandari

Hampir setiap orang mempunyai mimpi. Namun, terkadang, suatu saat kita bisa saja menganggap mimpi itu tidak akan pernah tercapai dan kemudian melupakannya. Menyerah sebelum mencoba bukanlah jawaban.

Ketika kita berani untuk bermimpi, kenapa tidak, kita berani mewujudkan mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan. Memang bukan hal mudah. Kendala pasti ada. Tapi, itulah yang harus kita lewati.

Aku pernah mendengar, “Jika ada kemauan, pasti ada jalan”. Terkadang, saat kita memperjuangkan mimpi-mimpi dan merasa ada kesulitan, di situ pasti ada jalan keluarnya. Namun, beda halnya jika kita tidak pernah mau berusaha. Bermimpi saja tak akan ada hasilnya.

Aku merasa kagum ketika membaca buku “Perjalanan Ke Atap Dunia”. Buku ini menceritakan sebuah perjalanan untuk mewujudkan mimpi masa kecil seorang Daniel Mahendra untuk pergi ke Tibet. Dia mewujudkan sebuah mimpi tersebut dengan usaha yang keras. Walaupun banyak kendala, seperti masalah yang biasanya paling umum, biaya. Kemudian sebelum pergi, dia mendapat kabar bahwa Tibet ditutup untuk warga negara asing, dan temannya tidak bisa ikut dalam perjalanannya. Akhirnya dia mengambil keputusan untuk berani berangkat ke Tibet.

Semua masalah pun terlewati. Dan tak disangka pula, Tibet sudah kembali dibuka. Ya, memang kalau sudah waktunya pasti selalu ada jalan keluar. Dan Tibet! Mimpi masa kecil Daniel Mahendra pun terwujud. Saat perjalanan pun dia menemukan banyak teman yang menyenangkan dan pengalaman yang luar biasa.

Melalui buku “Perjalanan Ke Atap Dunia” aku menjadi semakin semangat dalam menggapai mimpi-mimpiku. Walau rasanya tidak mudah, jika sudah waktunya, pasti mimpi-mimpi itu akan terjadi. Buku ini penuh dengan inspirasi dan siapa yang membaca buku ini, pasti termotivasi untuk semakin berusaha dengan giat untuk menggapai mimpi-mimpinya dan setiap ada kendala pasti mereka akan berpikir “Jangan Menyerah”! Karena untuk menggapai mimpi-mimpi itu tidak lah semudah yang dibayangkan sebelumnya.

Berani untuk bermimpi berarti berani untuk menggapainya! Kenapa tidak?

_________________________________

* Mahasiswi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia.

Tulisan ini dimuat di sini tak lain sekadar usaha pendokumentasian.

Comments are closed.