Mbak Pos yang Manis Itu…
Kalian tentu sudah tak asing dengan istilah ‘Pak Pos’. Seorang lelaki yang mengendarai motor berwarna oranye dengan dua buah kantung di sisi kanan dan kirinya. Mendatangi rumah demi rumah bertugas mengatarkan surat. Terkadang berteriak: “Pooosss…!!” di depan pagar. Sebuah profesi yang terhitung cukup tua di bumi ini.
Dulu aku selalu menunggu kedatangan si ‘Pak Pos’ itu. Karena hobiku memang berkoresponden. Entah dengan kawan, sahabat, atau pacar. Tapi begitu tekhnologi e-mail lahir, maka berguguran pulalah hobiku itu. Dunia serasa makin dilipat dengan perkembangan internet dan telepon selular dengan segala fasilitasnya.
Tapi ‘Mbak Pos’? Pernahkah kalian mendengar istilah itu? Tentu belum. Karena istilah ‘Mbak Pos’ memang karanganku belaka. Itu pun semata keisenganku karena bingung mesti menyebut dirinya dengan sebutan apa. Dirinya? Siapa? Baik. Begini ceritanya…

