Idola dalam Hidupmu
Nyaris setiap hari aku menyambangi blog Paulo Coelho. Sastrawan kaliber dunia yang akhir tahun kemarin baru saja merayakan 100 juta copy penjualan bukunya di seluruh dunia, dan Guinness Book of World Records mengganjarnya dengan penghargaan The Guinness Award For Most Traslated Living Author.
Paulo memang melegenda lewat The Alchemist. Buku yang menginspirasi banyak manusia di muka bumi ini. Buku itu telah diterjemahkan ke dalam 67 bahasa dan tercatat sebagai best-seller di 74 negara. Ya, suka tidak suka, Paulo Coelho memang salah seorang pengarang terbesar dunia abad ke-20 dan ke-21 yang masih hidup.
Ada hal menarik dengan apa yang ia tulis di blog-nya. Rupanya ia cukup rajin menulis di blog. Dari kegiatan sehari-hari, jadwal terbit bukunya, informasi peluncuran buku, hingga foto-foto mengenai bukunya yang dikirim pembacanya dari seluruh dunia.
Pada 1 Juni 2009 kemarin, ada hal cukup menggelitik yang berhasil membuatku tersenyum-senyum sendiri. Tulisan ini baru bisa ku-posting sekarang karena 1 Juni kemarin bertepatan dengan tanggal peluncuran ulang blog penganyamkata.net ini. Sehingga rasanya tak asyik kalau harus menerbitkan dua tulisan sekaligus bertepatan dengan waktu launching blog.
Di sana ia menulis seperti ini:

